Jalan Tol Terpanjang Afrika Resmi Bernama Donald J. Trump, Simbol Persahabatan Maroko-AS

JurnalPatroliNews | Rabat – Kerajaan Maroko memberikan penghormatan khusus kepada Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump dengan mengabadikan namanya pada ruas jalan tol Tiznit–Dakhla, jalur sepanjang 1.055 kilometer yang dikenal sebagai jalan tol terpanjang di Benua Afrika.

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Raja Mohammed VI melalui surat resmi yang ditujukan kepada Presiden Trump. Dalam surat bertanggal 2 Agustus 2026, Raja menegaskan bahwa hubungan antara Maroko dan Amerika Serikat mengalami perkembangan yang sangat signifikan selama masa kepemimpinan Trump.

Menurut Raja Mohammed VI, kerja sama kedua negara selama dua periode pemerintahan Trump dinilai berlangsung dengan intensitas dan produktivitas yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah hubungan diplomatik Rabat dan Washington.

Raja juga menyoroti keputusan Presiden Trump pada 2020 yang mengakui kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara Barat, sebuah kebijakan yang oleh pemerintah Maroko dipandang sebagai momentum bersejarah dalam hubungan bilateral kedua negara.

Dalam surat tersebut, Raja menyampaikan bahwa keputusan Amerika Serikat itu akan terus dikenang oleh rakyat Maroko sebagai salah satu tonggak penting yang memperkuat kemitraan strategis kedua negara.

Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan tersebut sekaligus simbol persahabatan antara kedua negara, Raja Mohammed VI memutuskan memberi nama “Jalan Raya Donald J. Trump” pada salah satu proyek infrastruktur paling strategis yang dimiliki Kerajaan Maroko.

Ruas jalan tol tersebut membentang dari Tiznit menuju Dakhla dengan panjang lebih dari 1.055 kilometer, menjadikannya jalan raya terpanjang di Afrika. Selain berfungsi sebagai penghubung wilayah utara dan selatan Maroko, jalur tersebut juga memiliki nilai strategis sebagai koridor logistik yang menghubungkan kawasan Eropa dengan Benua Afrika.

Pemerintah Maroko menilai keberadaan jalan tol tersebut memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas, perdagangan, dan pembangunan ekonomi kawasan.

Presiden Donald Trump menyambut baik penghormatan yang diberikan Kerajaan Maroko. Melalui unggahan di platform Truth Social, ia menyampaikan apresiasi kepada Raja Mohammed VI atas keputusan tersebut.

Dalam pesannya, Trump menyebut penghormatan itu sebagai sebuah kehormatan besar dan mengungkapkan harapannya dapat suatu hari nanti menempuh perjalanan menyusuri seluruh ruas jalan raya yang kini menggunakan namanya.

Pemberian nama tersebut dipandang sebagai simbol eratnya hubungan diplomatik antara Maroko dan Amerika Serikat, sekaligus menjadi penanda penting dalam sejarah kerja sama kedua negara di bidang politik, ekonomi, dan pembangunan infrastruktur

Komentar