JurnalPatroliNews | Sumatera Barat Kepedulian masyarakat Sumatera Barat terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan melalui pengiriman rendang sebagai bantuan pangan bagi warga terdampak.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mencatat sebanyak 2.020 kilogram atau lebih dari 2 ton rendang telah terkumpul hingga Minggu (23/8/2026). Bantuan tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), pelaku usaha hingga masyarakat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Erasukma Munaf mengatakan seluruh rendang yang telah terkumpul selanjutnya dibawa ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) untuk dipersiapkan dalam proses pengiriman ke NTT.
“Dan siang ini rendang yang terkumpul semuanya dibawa ke BIM (Bandara Internasional Minangkabau),” kata Erasukma.
Menurut Erasukma, jumlah bantuan tersebut melampaui target awal yang ditetapkan pemerintah daerah. Semula, Pemprov Sumbar menargetkan pengumpulan sekitar 1,5 ton rendang untuk dikirimkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT.
Namun, tingginya kepedulian masyarakat membuat jumlah bantuan yang terkumpul mencapai 2,02 ton.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam penggalangan bantuan tersebut. Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi bukti kuat solidaritas warga Sumbar terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
“Alhamdulillah, antusias dan kepedulian warga kita luar biasa, sampai melebihi target. Terima kasih atas semua dukungan dan semua yang partisipasi,” ujarnya.
Pengiriman bantuan rendang ke NTT dijadwalkan berlangsung pada Senin (24/8/2026) pagi.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi direncanakan turut hadir dan menyerahkan bantuan tersebut secara langsung ke lokasi bencana.
Rendang dipilih sebagai salah satu bentuk bantuan pangan karena makanan khas Sumatera Barat tersebut dikenal memiliki daya simpan relatif panjang sehingga sesuai untuk mendukung kebutuhan pangan dalam situasi tanggap darurat.
Pengiriman bantuan ini sekaligus memperlihatkan semangat gotong royong lintas daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Bagi Pemprov Sumbar, bantuan tersebut bukan sekadar mengirimkan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas masyarakat Minangkabau dan warga Sumatera Barat kepada para korban gempa di NTT.














Komentar