Gerak Cepat TNI AL, KRI Bung Hatta-370 Kirim 13,4 Ton Logistik ke NTT

JurnalPatroliNews | Manggarai — TNI Angkatan Laut (TNI AL) mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 13,4 ton bantuan logistik diangkut KRI Bung Hatta-370 dari Labuan Bajo menuju Reo, Kabupaten Manggarai.

Kapal perang tersebut tiba dengan selamat di Reo pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 06.50 WITA setelah menempuh pelayaran dengan membawa berbagai kebutuhan bagi masyarakat terdampak.

Pengiriman bantuan dilakukan secara cepat setelah proses embarkasi rampung pada Kamis (20/8/2026) malam. Langkah tersebut ditempuh untuk mempercepat distribusi logistik ke wilayah yang membutuhkan.

Sebelum kapal bertolak, Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI I G. P. Alit Jaya selaku Komandan Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Alam NTT meninjau langsung proses pemuatan bantuan.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama sejumlah pejabat TNI AL sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh bantuan siap diberangkatkan dan dapat diterima masyarakat secara efektif.

Bantuan yang diangkut KRI Bung Hatta-370 merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, TNI dan pihak swasta.

Dari pemerintah, terdapat 300 paket sembako bantuan Presiden RI dengan berat total sekitar 1,5 ton.

TNI Angkatan Udara turut mengirimkan 1.000 paket sembako dengan total berat mencapai 7,4 ton.

Sementara itu, bantuan dari sektor swasta meliputi 200 kotak makanan siap saji dengan berat sekitar 1 ton, 250 boks paket obat-obatan seberat 750 kilogram, serta 140 karung velbed dengan total berat 2,8 ton.

Seluruh bantuan tersebut kemudian dimobilisasi menggunakan KRI Bung Hatta-370 untuk mempercepat proses pengiriman melalui jalur laut.

Distribusi melalui kapal perang menjadi salah satu langkah strategis untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan dukungan logistik, terutama dalam kondisi penanganan bencana yang menuntut kecepatan dan ketepatan distribusi.

Pengiriman bantuan tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas TNI AL dalam mendukung penanggulangan bencana dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Kehadiran unsur TNI AL dalam operasi kemanusiaan diarahkan untuk memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak dapat segera dipenuhi, sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga.

Instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menjadi landasan bagi jajaran TNI AL untuk terus menjaga kesiapsiagaan dan memberikan respons cepat dalam misi kemanusiaan.

TNI AL juga diarahkan untuk mendukung proses pendistribusian bantuan secara efektif dan efisien, khususnya menuju daerah yang membutuhkan penanganan segera.

Kedatangan KRI Bung Hatta-370 di Reo menjadi bagian dari rangkaian upaya tersebut.

Tidak hanya membawa logistik, pengerahan unsur TNI AL juga menunjukkan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam menghadapi situasi bencana. Pemerintah, TNI dan sektor swasta bergerak bersama memastikan bantuan dapat melewati rantai distribusi hingga mencapai masyarakat terdampak.

Dengan tibanya 13,4 ton bantuan di Reo, distribusi logistik diharapkan dapat segera dilanjutkan kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Manggarai dan sekitarnya.

Komentar