JurnalPatroliNews | Jakarta – Polri kembali memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan personel serta sarana pendukung dari sejumlah daerah. Terbaru, Satuan Brimob Polda Lampung memberangkatkan enam personel beserta dua unit kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membantu penanganan karhutla di wilayah Sumatera Selatan.
Pemberangkatan personel dan kendaraan tersebut dilakukan pada Sabtu (17/10/2026) melalui mekanisme bantuan kendali operasi (BKO) kepada Polda Sumatera Selatan. Dukungan ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi kebakaran yang membutuhkan penanganan intensif.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengatakan pengerahan personel dan peralatan lintas wilayah merupakan bagian dari upaya kepolisian mengoptimalkan dukungan operasional di daerah terdampak.
“Polri mengerahkan personel dan sarana pendukung dari berbagai satuan kewilayahan untuk membantu penanganan karhutla sesuai kebutuhan di lapangan. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemadaman, meningkatkan kesiapsiagaan, serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Enam Personel Lampung Perkuat Operasi di Sumsel
Enam personel Satbrimob Polda Lampung yang diberangkatkan terdiri atas empat operator kendaraan AWC dan dua pengemudi. Mereka bertugas mendukung kebutuhan operasional Polda Sumatera Selatan dalam penanganan karhutla.
Kendaraan AWC menjadi bagian dari sarana pendukung yang disiapkan untuk menunjang tugas petugas di lapangan. Penggunaannya akan menyesuaikan kebutuhan operasi dan kondisi wilayah yang ditangani.
Pengiriman dari Lampung tersebut menambah dukungan lintas satuan yang sebelumnya telah dikerahkan Polri untuk membantu penanganan kebakaran di Sumatera Selatan.
Pada Kamis (15/10/2026), Polri telah memberangkatkan 200 personel tambahan dari Pasukan Brimob I Korbrimob Polri untuk memperkuat operasi di Sumsel. Ratusan personel itu dikerahkan melalui mekanisme BKO sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pencegahan dan penanganan kebakaran.
Brimob NTB Dikirim Bantu Karhutla di Kalimantan Tengah
Dukungan lintas daerah juga dilakukan oleh Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada Jumat (16/10/2026), Polda NTB mengirimkan 200 personel Brimob untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
Ratusan personel tersebut dibagi menjadi dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) dan bertugas di bawah kendali operasi Polda Kalimantan Tengah. Pengerahan itu ditujukan untuk membantu pemadaman api di sejumlah titik kebakaran.
Penambahan personel dari Lampung, Korbrimob Polri, dan NTB memperlihatkan dukungan lintas satuan dalam menghadapi karhutla di sejumlah wilayah. Penempatan pasukan dan penggunaan peralatan disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi di lapangan.
Polri Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran
Johnny menegaskan bahwa penanganan karhutla memerlukan kesiapsiagaan petugas, dukungan peralatan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Partisipasi masyarakat juga dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api baru.
Polri mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Pelaporan sejak dini diperlukan agar potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap lingkungan maupun permukiman.
Melalui penguatan personel dan sarana operasional, Polri berharap upaya pencegahan serta pemadaman karhutla dapat berjalan lebih optimal di wilayah yang membutuhkan penanganan intensif.














Komentar