JurnalPatroliNews | Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Presiden Syarikat Islam (SI) Hamdan Zoelva meresmikan gedung baru Pimpinan Pusat Syarikat Islam di Jakarta, Jumat malam (16/10/2026). Peresmian tersebut menjadi momentum bagi organisasi untuk memperkuat konsolidasi, mengembangkan dakwah, serta memperluas pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi dan ekonomi syariah.
Ferry Juliantono, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Syarikat Islam, menegaskan bahwa keberadaan gedung baru tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas organisasi. Lebih dari itu, gedung tersebut diharapkan menjadi ruang pengembangan gagasan, konsolidasi gerakan dakwah, dan penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurut Ferry, gerakan dakwah perlu berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah yang dapat dikembangkan adalah memperkuat peran koperasi sebagai instrumen ekonomi bersama yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi umat.
“Dakwah tidak hanya menyangkut aspek spiritual, tetapi juga bagaimana mendorong kemandirian ekonomi umat. Koperasi dapat menjadi salah satu instrumen untuk membangun kekuatan ekonomi bersama, memperluas manfaat usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ferry.
Koperasi Masjid Jadi Salah Satu Fokus Pemberdayaan
Dalam sambutannya, Ferry turut menyoroti potensi pengembangan koperasi masjid, salah satunya di Masjid Baitur Rahman. Menurutnya, masjid memiliki peluang untuk berperan lebih luas, bukan hanya sebagai pusat kegiatan keagamaan, melainkan juga sebagai ruang pengembangan aktivitas ekonomi produktif.
Penguatan koperasi masjid diharapkan dapat membuka peluang usaha, memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, serta mendorong tumbuhnya semangat gotong royong dan kemandirian.
Ferry juga menyampaikan bahwa dakwah ekonomi Syarikat Islam perlu ditopang sejumlah pilar, meliputi ekonomi syariah, koperasi, zakat dan wakaf, serta ekonomi berkelanjutan yang memperhatikan kelestarian lingkungan.
Ia menilai koperasi memiliki keterkaitan historis dengan perjalanan Syarikat Islam. Karena itu, pengembangan koperasi dapat menjadi salah satu instrumen untuk meneruskan semangat kebersamaan dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Melalui pendekatan tersebut, kegiatan organisasi diharapkan dapat menghasilkan program yang tidak hanya memperkuat kelembagaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Hamdan Zoelva: Momentum Memperkuat Konsolidasi Organisasi
Sementara itu, Presiden Syarikat Islam Hamdan Zoelva mengatakan peresmian gedung baru tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas organisasi. Momentum ini diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat konsolidasi dan melanjutkan perjuangan Syarikat Islam dalam bidang dakwah serta pemberdayaan masyarakat.
Gedung baru itu diproyeksikan menjadi pusat koordinasi organisasi, pengembangan gagasan, dan perumusan berbagai program yang mendukung kemandirian ekonomi umat.
Hamdan menekankan pentingnya sinergi antara dakwah, koperasi, dan ekonomi syariah untuk memperluas manfaat ekonomi sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan nasional.
“Melalui peresmian ini, Syarikat Islam diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan umat. Sinergi antara dakwah, koperasi, dan ekonomi syariah menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan nasional,” ujar Hamdan.
Dihadiri Jajaran Koperasi dan Perbankan
Peresmian gedung baru Pimpinan Pusat Syarikat Islam tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat dari sektor koperasi, organisasi, serta perbankan.
Mereka antara lain Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto, Ketua Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Aceh Zulmahdi Hasan, Wakil Sekretaris Jenderal Syarikat Islam Yudi, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman, SEVP Bank BRI Suyitno, serta Regional CEO Jakarta II Teguh Tovani.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari momentum silaturahmi dan penguatan koordinasi antara organisasi, lembaga pembiayaan koperasi, serta sektor perbankan.
Dengan diresmikannya gedung baru tersebut, Syarikat Islam diharapkan semakin memperkuat perannya dalam mengembangkan dakwah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penguatan koperasi serta ekonomi syariah menjadi salah satu jalur yang didorong untuk membangun kemandirian umat dan memperluas manfaat kegiatan ekonomi bagi masyarakat.














Komentar