Hercules A-1344 Angkut Dry Ice, TNI AU Optimalkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Karhutla

JurnalPatroliNews – Kalimantan Selatan – TNI mengoptimalkan dukungan operasi modifikasi cuaca untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Dukungan tersebut dilakukan melalui pengiriman dry ice menggunakan pesawat Hercules A-1344 dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Lanud Sjamsudin Noor, Kalimantan Selatan, Rabu (21/10/2026).

Pengiriman material tersebut menjadi bagian dari dukungan operasi udara TNI AU dalam membantu upaya pengendalian karhutla. Setibanya di Lanud Sjamsudin Noor, personel pangkalan bersama kru Hercules A-1344 melakukan pembongkaran dan pemindahan muatan dry ice ke pesawat Cassa C-212 untuk mempersiapkan pelaksanaan penyemaian di wilayah sasaran.

Tiga Pesawat Cassa Dikerahkan

Operasi modifikasi cuaca tersebut dilaksanakan melalui tiga kali penerbangan atau sortie dengan menggunakan tiga pesawat Cassa C-212.

Setiap pesawat membawa sekitar 700–800 kilogram dry ice yang akan disemai di udara di atas wilayah terdampak karhutla di Kalimantan. Kesiapan pesawat, material, dan personel menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan operasi.

Dukungan ini memperlihatkan keterlibatan unsur TNI AU dalam membantu upaya penanganan karhutla melalui operasi udara yang terkoordinasi.

Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

TNI terus mengoptimalkan kesiapan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista), sekaligus memperkuat koordinasi antarsatuan serta instansi terkait dalam mendukung penanggulangan karhutla.

Operasi modifikasi cuaca diharapkan dapat membantu upaya pengendalian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Pelaksanaan operasi tersebut menjadi bagian dari langkah terpadu dalam menghadapi karhutla, yang membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari unsur udara hingga petugas yang menangani kondisi di lapangan.

Melalui dukungan operasi modifikasi cuaca, TNI berupaya memperkuat kontribusi dalam penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. Efektivitas pelaksanaannya tetap bergantung pada kondisi cuaca, penentuan wilayah sasaran, serta koordinasi dengan instansi yang berwenang.

Komentar