JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi mengintegrasikan platform Karirhub dengan sejumlah portal lowongan kerja swasta ternama.
Langkah strategis ini diambil untuk meminimalkan risiko masyarakat tertipu oleh lowongan kerja palsu yang marak beredar, sekaligus menghemat waktu pencarian bagi para pencari kerja.
Dengan integrasi ini, masyarakat kini dapat mengakses berbagai peluang kerja dari berbagai sumber hanya melalui satu pintu masuk yang terverifikasi.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menjelaskan bahwa Karirhub kini berfungsi sebagai pusat informasi lowongan kerja nasional yang sumbernya jelas dan telah melalui proses verifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker.
Hal ini dilakukan untuk memberikan perlindungan lebih bagi pelamar kerja. Selain itu, para pelamar kini diberikan keleluasaan untuk memilih jalur melamar yang paling praktis sesuai dengan skema integrasi yang telah disediakan oleh masing-masing mitra portal kerja.
Hingga saat ini, Kemnaker telah menggandeng total delapan portal kerja swasta untuk diintegrasikan. Dari jumlah tersebut, empat platform sudah terhubung dan dapat diakses secara resmi di laman Karirhub, yaitu HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints, sementara empat lainnya masih dalam tahap proses sinkronisasi sistem.
Untuk memudahkan publik dalam mengenali asal informasi, setiap lowongan yang tampil di Karirhub akan dilengkapi dengan logo sumber mitra sehingga transparansi informasi tetap terjaga.
Dalam pelaksanaannya, Kemnaker menyiapkan dua skema integrasi. Skema pertama adalah integrasi penuh seperti yang diterapkan pada HiredToday, di mana pelamar bisa langsung melamar tanpa harus berpindah situs.
Skema kedua adalah integrasi semi-penuh seperti pada Glints, Redy, dan Toploker, di mana pelamar akan diarahkan ke situs mitra untuk proses registrasi lebih lanjut.
Berdasarkan data tahun 2025, Karirhub telah memuat lebih dari 115.000 lowongan kerja dari ribuan perusahaan, menjadikannya salah satu basis data peluang kerja paling kredibel yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat saat ini.














