Dirjen Dikti Tekankan 3 Pesan Penting untuk Peserta PMDSU Angkatan IX

JurnalPatroliNews – Jakarta – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Khairul Munadi, menyampaikan tiga pesan utama kepada 163 mahasiswa penerima Beasiswa Program Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Angkatan IX.

Pertama, menurut Khairul, penelitian tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah semata, melainkan harus menghasilkan pengetahuan baru yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kampus harus melahirkan riset yang berdampak nyata, bukan sekadar tulisan di jurnal,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Kedua, para doktor muda diharapkan tidak hanya menjadi pakar di bidangnya, tetapi juga mampu memimpin kolaborasi internasional serta melahirkan inovasi sosial.

Ketiga, integritas dan sikap rendah hati disebut Khairul sebagai fondasi penting dalam perjalanan akademik.
“Pendidikan tinggi tidak boleh hanya berhenti di ruang kelas atau publikasi. Ia harus hadir di tengah masyarakat, memberi solusi, dan memperkuat pembangunan bangsa,” tegasnya.

Ia menambahkan, para penerima PMDSU berperan penting dalam menghadirkan jawaban atas tantangan global, mulai dari krisis pangan, energi, kesehatan, hingga perubahan iklim. Indonesia, kata dia, harus mampu menunjukkan diri bukan hanya sebagai pengguna, melainkan juga pencipta ilmu pengetahuan.
“Kami menaruh harapan besar kepada PMDSU Angkatan IX agar lahir doktor-doktor muda yang berprestasi, berkarakter, dan memberi dampak nyata bagi bangsa,” tutur Khairul.

PMDSU sendiri merupakan program unggulan dalam skema Diktisaintek Berdampak, yang dirancang untuk mempercepat lahirnya doktor berkualitas, memperkuat riset dan inovasi, sekaligus membangun kepemimpinan akademik global.

Kemdiktisaintek juga menargetkan peluncuran PMDSU Angkatan X pada 2026 dengan cakupan lebih luas, termasuk program terapan dan partisipasi perguruan tinggi swasta, sebagai bagian dari upaya menuju visi Indonesia Emas 2045.