Hasil Kesepakatan Bersama, Aziz Yanuar Sebut : AD/ART Front Persaudaraan Islam Bakal Beda dengan FPI

  • Whatsapp
Aziz Yanuar./Net

JurnalPatroliNews, Jakarta – Usai dilarang Front Pembela Islam (FPI) dilarang oleh pemerintah, Habib Rizieq dkk mendeklarasikan Front Persatuan Islam, yang kemudian berganti nama lagi menjadi Front Persaudaraan Islam.

Mantan Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar menyebut anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) Front Persaudaraan Islam akan berbeda dengan FPI.

Bacaan Lainnya

“Berbeda,” kata Aziz saat dihubungi. Aziz menjawab pertanyaan apakah AD/ART Front Persaudaraan Islam sama seperti FPI atau tidak.

Menurut Aziz, dalam AD/ART Front Persaudaraan Islam tidak akan mencantumkan terkait khilafah Islamiyah. Namun Aziz tak menjelaskan alasannya.

“Tidak (ada khilafah Islamiyah), karena ini Front Persaudaraan Islam,” terangnya.

Dia hanya menerangkan bahwa dalam AD/ART Front Persaudaraan Islam berisi 3 hal. Salah satunya yakni mengenai dakwah.

“(AD/ART Front Persaudaraan Islam tentang) kemanusiaan, pendidikan dan dakwah, hukum dan advokasi. Tiga itu,” ungkap Aziz.

Terkait nama-nama pengurus Front Persaudaraan Islam, Aziz belum membeberkannya. Apakah pengurus Front Persaudaraan Islam sama seperti FPI atau ada perubahan struktur organisasi, Aziz belum menerangkan.

Sebelumnya, FPI mendeklarasikan diri dengan nama baru menjadi Front Persatuan Islam setelah dilarang oleh pemerintah. Kini nama tersebut kembali berganti dari Front Persatuan Islam menjadi Front Persaudaraan Islam.

“Namanya (berganti lagi) menjadi Front Persaudaraan Islam, insyaallah,” kata kuasa hukum FPI Aziz Yanuar saat dihubungi, Selasa (5/1).

Perubahan nama ini, kata Aziz, dilakukan karena organisasi kemasyarakatan (ormas) baru ini belum memiliki anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART). Aziz mengatakan perubahan nama menjadi Front Persaudaraan Islam ini hasil kesepakatan bersama dan masukan dari Habib Rizieq Shihab (HRS).

“Iya, kan itu sebenarnya belum pasti namanya. Belum ada AD/ART-nya. Jadi itu sebenarnya bukan berubah (nama), tapi dinamis saja, menyesuaikan, ada masukan-masukan. Iya namanya yang akan disepakati, bukan berganti, namanya yang akan disepakati, insyaallah,” jelasnya.

(*/lk)

Pos terkait