Lomba Cipta Puisi Khusus Guru se-Indonesia Era Tahun 2020

  • Whatsapp
Ist

JurnalPatroliNews – Buleleng -. “Suara Hati Guru di Masa Pandemi Covid-19” tema perlombaan cipta puisi atas kepercayaan Ny.Putu Putri Suastini Koster kepada Dermaga Seni Buleleng di Singaraja.

Lomba Cipta Puisi khusus untuk Guru se-Indonesia ini untuk kedua kalinya, setelah berhasil yang pertama khusus Guru se-Provinsi Bali.

Bacaan Lainnya

Lomba Cipta Puisi Khusus untuk Guru se-Indonesia 2020 berhadiah Total Rp 30 Juta. Sementara tenggat (Deadline) penerimaan Puisi tanggal 31 Juli 2020.

Menurut Dr. Gde Artawan, guru adalah salah satu ujung tombak dalam upaya menggerakkan literasi, khususnya Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Sebagai salah satu penggerak, guru tentu memiliki kemampuan literasi, di antaranya adalah literasi baca-tulis.

Untuk mengisi kegiatan literasi di tengah pandemi Covid-19, Dermaga Seni Buleleng (DSB) mengundang para guru se-Indonesia mengikuti lomba cipta puisi dengan berbafai ketentuan.

Sebagai Koordinator Dermaga Seni Buleleng (DSB) Dr. Gde Artawan, M.Pd dalam keterangan khusus kepada JurnalPatroliNews di Singaraja, Sabtu siang (11/07) memaparkan, bahwa lomba cipta puisi ini khusus untuk para guru Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih aktif mengajar (guru tetap maupun honorer untuk semua mata pelajaran) se-Indonesia, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Kepala Sekolah yang bersangkutan.

“Lomba tidak berlaku untuk pengajar ekstrakurikuler dan Puisi bertema “Suara Hati Guru di Masa Pandemi Covid-19” ujarnya meyakinkan.

Calon Guru Besar Undiksha yang selama ini sebagai Dosen Fakultas Bahasa dan Seni di Singaraja, Dr.Gde Artawan, M.Pd menyimak, bahwa panjang puisi maksimal satu halaman, ditulis dengan bahasa Indonesia, diketik dalam format microsoft word (bukan pdf), huruf Times New Roman, ukuran font 12, spasi satu (1), ukuran kertas bebas.
5. Setiap peserta boleh mengirim lebih dari satu puisi (maksimal tiga puisi).

“Puisi adalah asli karya sendiri, tidak sedang diikutkan dalam lomba, belum pernah dibukukan, dan belum dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik di media cetak maupun internet. Hal ini dibuktikan dengan Surat Keterangan Karya bermaterai 6000,” imbuhnya..

Selain itu, Puisi disertai biodata lengkap penulis, Surat Keterangan Kepala Sekolah, scan/foto Surat Keterangan Karya, dikirim dalam satu file (dengan cara attachment, bukan di badan email) kepada panitia lewat email [email protected]

Format judul pengiriman file: Nama Guru_Domisili (contoh: Polan_Denpasar-Bali).
Batas waktu (deadline) pengiriman puisi adalah tanggal 31 Juli 2020 pukul 24.00 Wita.

Dewan Juri lomba ini adalah Dewa Putu Sahadewa, Gde Artawan, dan Wayan Jengki Sunarta.

Terkait penilaian Dewan Juri, disebutin Gde Artawan, antara lain kesesuaian isi puisi dengan tema dan teknik penulisan puisi.

Dewan Juri akan menetapkan “10 Puisi Terbaik” dan “90 Puisi Nominasi”. Semua puisi tersebut akan diterbitkan dalam sebuah buku antologi puisi.

Hadiah untuk guru yang puisinya masuk katagori “10 Puisi Terbaik” adalah uang tunai masing-masing Rp3 juta, piagam penghargaan yang ditandatangani Gubernur Bali, dan buku antologi puisi.

Untuk guru yang puisinya masuk katagori “90 Puisi Nominasi” akan mendapatkan piagam penghargaan yang ditandatangani Gubernur Bali dan buku antologi puisi.

Hasil lomba akan diumumkan pada tanggal 1 September 2020 di media sosial dan pemberitahuan langsung melalui email. Hanya pemenang dan nominator yang dihubungi lewat email.

Ia juga menyinggung, terkait peluncuran buku antologi puisi akan dirancang dan diadakan secara virtual (online) pada tanggal 28 Oktober 2020. Namun, jika kondisi memungkinkan, penyerahan hadiah dan peluncuran buku akan diadakan di Rumah Dinas Gubernur Bali (Jayasabha, Denpasar) atau Hadiah akan dikirimkan ke alamat penerima.

Hal-hal yang belum jelas, bisa ditanyakan melalui email panitia atau ke nomer WA panitia/admin Gede Arsa (081936555126), Komang Edy (081936355189), Agus Satria (081339985229).

Melalui salam Puisi, Koordinator Dermaga Seni Buleleng (DSB) Dr. Gde Artawan, M.Pd menyimak waktu tinggal lagi kurang 20 hari, ternyata
sudah masuk 226 puisi dari 109 peserta lomba dari berbagai pelosok Indonesia memperebutkan hadiah total Rp30 juta. (TiR).-

Pos terkait