Mercy Ugal-ugalan Pakai Pelat Dinas TNI Palsu di Jaksel, Kapuspen TNI Angkat Bicara

JurnalPatroliNews – Jakarta – Sebuah video menampilkan aksi ugal-ugalan sebuah sedan Mercedes-Benz di kawasan Jalan Antasari, Jakarta Selatan, mendadak viral di media sosial. Mobil mewah tersebut terlihat menggunakan pelat dinas TNI, namun belakangan terungkap pelat itu palsu.

Dalam rekaman yang beredar, mobil Mercy berwarna hitam dengan pelat merah bernomor 6583-00 tampak melaju zigzag dan berulang kali menghalangi kendaraan di belakangnya. Meski sudah diberi klakson sebagai peringatan, pengemudi tetap tidak mengindahkan dan terus menguasai jalur dengan manuver berbahaya.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Freddy Ardianzah, menegaskan bahwa pelat nomor tersebut tidak tercatat dalam data resmi TNI. Ia memastikan mobil itu bukan kendaraan dinas pejabat TNI.

“Setelah dilakukan pengecekan, nomor pelat 6583-00 tidak ada dalam database resmi TNI. Kendaraan jenis Mercy S3000 juga bukan milik TNI. Jadi bisa dipastikan pelat tersebut palsu,” kata Freddy kepada wartawan, Sabtu (27/9/2025).

Freddy menyayangkan adanya oknum yang nekat menyalahgunakan atribut TNI untuk kepentingan pribadi, apalagi digunakan dalam tindakan tidak pantas di jalan raya. Ia menilai perbuatan itu mencoreng nama baik institusi.

“TNI sangat menyesalkan pihak-pihak yang menggunakan atribut TNI secara ilegal. Tindakan seperti ini jelas merugikan citra TNI,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak coba-coba memalsukan atau memakai pelat dinas TNI, karena perbuatan tersebut termasuk tindak pidana.

“Saya mengimbau masyarakat tidak menggunakan atau memalsukan pelat dinas TNI, karena hal itu bisa diproses hukum dengan pasal pemalsuan,” tegas Freddy.