JurnalPatroliNews – Jepara – Seorang nelayan asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, bernama Muhsinin (61), akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah sempat hilang selama tiga hari di perairan Pulau Panjang. Korban merupakan warga Desa Karangaji, Kecamatan Kedung, Jepara.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jepara, Tri Mulyo Mardi Santoso, menjelaskan penemuan jasad korban terjadi pada Rabu (17/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian sejak laporan hilang pada Minggu (14/9/2025) akhirnya berhasil menemukan korban.
“Betul, korban yang sebelumnya dilaporkan hilang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Tri.
Setelah ditemukan, jenazah Muhsinin langsung dipulangkan ke rumah duka tanpa proses visum. Hal itu diputuskan karena tubuh korban masih bisa dikenali oleh pihak keluarga dan warga setempat.
Tri menduga perahu yang digunakan korban terbalik setelah dihantam ombak besar. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya bagian perahu milik korban di sekitar lokasi pencarian.
“Kemarin ada nelayan lain yang menemukan pecahan perahu. Besar kemungkinan perahunya terhempas ombak,” ujarnya.
Diketahui, Muhsinin melaut menggunakan perahu berukuran enam meter dengan nama lambung Kevlar Jaya berwarna hijau-biru. Saat terakhir terlihat, korban mengenakan kaos panjang warna krem. Biasanya, ia pulang setiap sore, namun sejak Minggu malam ia tidak kembali, hingga akhirnya ditemukan tak bernyawa.








