JurnalPatroliNews – Bali – Pelatihan khusus bagi anggota kepolisian sektor pariwisata resmi ditutup oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bali dan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali pada Jumat, 1 Agustus 2025. Program pelatihan yang berlangsung selama lima hari, dari 28 Juli hingga 1 Agustus ini, menjadi langkah nyata Polri dalam mendukung kemajuan pariwisata di Pulau Dewata.
Penutupan berlangsung di ruang MICE Widyatula Poltekpar Bali dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Suhendri, S.I.K., M.PSDM. Sebanyak 30 anggota Ditpamobvit Polda Bali dinyatakan lulus dan menerima sertifikat pelatihan secara simbolis.
Direktur Poltekpar Bali, Dr. Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes, menyampaikan harapannya agar para peserta pelatihan dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah mereka pelajari. Ia menekankan pentingnya pelayanan prima dan komunikasi efektif, terutama dalam bahasa Inggris, guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan.
“Para personel ini tidak hanya ditugaskan menjaga keamanan, tetapi juga menjadi wajah dari keramahan Bali. Sinergi ini penting untuk mendukung keberlanjutan pariwisata daerah,” ujarnya dalam sambutan penutupan.
Dalam kesempatan yang sama, Brigjen Suhendri turut menyerahkan bantuan dua unit sepeda motor patroli (R2) yang akan digunakan untuk operasional keamanan di lingkungan kampus Poltekpar.
Pelatihan ini merupakan bentuk kolaborasi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan vokasi pariwisata. Selama lima hari, para peserta digembleng dengan berbagai materi, mulai dari pelayanan wisata, keterampilan komunikasi, hingga prosedur menghadapi situasi darurat di kawasan destinasi wisata.
Acara penutupan juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Poltekpar Bali, termasuk para Wakil Direktur I hingga III, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta Ketua Jurusan Kepariwisataan yang juga menjadi ketua panitia pelatihan.
Dari pihak Polri, hadir pula perwakilan dari Subdirektorat Pengamanan Pariwisata, Ditpamobvit Kewilayahan, hingga auditor dari Baharkam Polri.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan personel Ditpamobvit Polda Bali mampu menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi, serta menjadi pengawal keamanan yang ramah dan sigap di tengah geliat industri pariwisata Bali.














