JurnalPatroliNews – Jakarta – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) resmi mengumumkan susunan kepengurusan pusat periode 2025–2030. Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Umum Nomor 01/SK/PP-IKWI/X/2025, yang menegaskan Indah Kirana sebagai Ketua Umum baru menggantikan pengurus sebelumnya.
Dalam rapat pleno yang digelar di lantai 4 Gedung Dewan Pers, Kantor PWI Jakarta, Indah memperkenalkan jajaran pengurus inti. Rahmayulis dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal, dibantu oleh wakil sekretaris Yani Roosdiana, Inung Kurniawati, dan Eka Ardimiyati.
Beberapa posisi penting lain turut diisi, antara lain:
- Haresti Amrihani sebagai Ketua I Bidang Organisasi, Komunikasi & Informasi.
- Rabiatun menjabat Ketua II Bidang Pendidikan, Budaya & Agama.
- Yayah Nuriyah A. sebagai Ketua III Bidang Sosial, Kemasyarakatan & Kesehatan.
- Diani Ratna Indrawati memimpin Ketua IV Bidang Ekonomi & Koperasi.
Dalam sambutannya, Indah Kirana menekankan arti penting persaudaraan dan kebersamaan di tubuh organisasi. Ia mengajak seluruh anggota untuk meninggalkan perbedaan masa lalu dan melangkah dengan semangat baru.
“Silaturahmi itu bukan hanya ibadah, tapi juga perekat sosial. Mari saling memaafkan, memperbanyak istighfar, dan memperkuat persaudaraan agar kita bisa lebih fokus berkarya,” ujar Indah.
Pertemuan perdana pengurus pusat juga membahas sejumlah agenda, mulai dari pengenalan anggota baru, penyusunan berita acara kongres, hingga rencana kegiatan sosial seperti santunan, arisan keluarga, dan pengembangan koperasi. Indah menambahkan, efisiensi pembiayaan organisasi akan dijalankan, misalnya melalui rapat daring menggunakan Zoom jika pertemuan fisik belum memungkinkan.
IKWI juga telah menyiapkan agenda besar berupa Kongres di Banten pada Februari 2026 yang akan berbarengan dengan perayaan Hari Pers Nasional (HPN). Forum tersebut diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus penetapan program kerja strategis ke depan.
Dengan kepengurusan baru ini, IKWI ditargetkan mampu memperkuat peran di bidang sosial, budaya, hingga ekonomi, serta menjadi wadah solid bagi keluarga besar wartawan di seluruh Indonesia.








