Soal Aksi Vandalisme Pengrusakan Baleho Kapolda Bali, Ini Tanggapan Garda Tipikor Indonesia Bali

  • Whatsapp

Jurnalpatrolinews – Gianyar, Bali, Pemerintah sedang gencar melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19 di tempat-tempat umum dengan melakukan pemasangan Baleho di wilayah  Bali,  seperti di Bank, Rumah Makan, Tempat Perbelanjaan dan Persimpangan Lintas dimana banyak keramaian, Akan tetapi ada saja sekelompok orang yang dengan sengaja melakukan pengrusakan Baleho/ Aksi Vandalisme seperti halnya yang terjadi di Jalan Kamboja, Denpasar Bali.(info dari berbagai pemberitaan-red)

” Yah,  Sangat disayangkan Aksi Vandalisme yang dilakukan oleh  oknum yang tidak bertanggung jawab, Baleho hanya sebagai alat informasi, sebagai bentuk  kampanye penanggulangan Covid-19, Pandemi Corona sedang melanda negeri ini, Bumiku sedang sakit kita harus menjaganya, Setidaknya ikut membantu program pemerintah, Bukan malah merusaknya, “Kata I Made Purna Atmaja, Ketua DPD Garda Tipikor Indonesia (GTI) Provinsi Bali.Kamis (20/8)

Bacaan Lainnya

Dikatakan Purna Atmaja, Wilayah Bali dan sekitarnya terkenal dengan keramahan budayanya dan warganya, Jangan sampai marwah kenyamanan di bali ternodakan, Seperti hal di Gianyar bali yang  memiliki motto atau semboyan “Dharma Raksata Raksita” yang bermakna barang siapa yang berbuat Dharma, maka ia akan dilindungi oleh Dharma itu sendiri dan banyak lagi semboyan mengarah pada kebaikan dan kebajikan.

“GTI Provinsi Bali siap bersinergi siap mengawal kebijakan pemerintah Provinsi bali , demi kemaslahatan orang banyak,” ungkap Purna Atmaja.

Diketahui sebelumnya dilansir dari berbagai medis, Ada baliho berukuran besar yang berisi wajah Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose di Jalan Kamboja, Denpasar, menjadi sasaran aksi vandalisme.

Pada baliho itu tampak sebuah tulisan berukuran besar menggunakan cat semprot bertuliskan “Propaganda, gak usah pakek maskar”.

Baliho berukuran besar ini dicoret menggunakan cat berwarna merah. Terkait adanya hal ini, Kasat Pol PP Kota Denpasar Dewa Sayoga mengatakan bahwa pihaknya sedang memantau di sejumlah lokasi.

“Petugas Pol PP kami kerahkan untuk memantau,” ujarnya, Rabu (19/8).

Selain dicoret, salah satu baliho kampanye penanggulangan Covid-19 yang berisi wajah Kapolda Bali juga dibakar pada gambar wajahnya.

Namun lokasinya belum diketahui pasti. Saat ini sejumlah foto itu beredar di media sosial.

Sementara itu, Kasat Pol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi menjelaskan, pihaknya sudah memerintahkan dan berkoordinasi dengan Satpol PP kabupaten/kota. Pasalnya aksi vandalisme terhadap baliho kampanye pencegahan Covid-19 ini tidak hanya terjadi di Denpasar..

Pos terkait