BNI Dorong Konservasi Orangutan sebagai Wujud Komitmen ESG

JurnalPatroliNews – Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mempertegas perannya dalam pelestarian lingkungan melalui program konservasi satwa dilindungi. Tahun ini, lewat inisiatif BNI Berbagi, perseroan menyalurkan dukungan bagi perlindungan Orangutan Kalimantan serta pemulihan ekosistem hutan yang menjadi habitat alaminya.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa kegiatan konservasi mencakup dua fokus utama: rehabilitasi empat individu orangutan serta reforestasi lahan kritis seluas delapan hektare.

“Upaya ini adalah bagian dari penerapan prinsip ESG dan dukungan pada pencapaian SDGs Goal 15 – Ekosistem Daratan. Kami ingin memastikan kelestarian orangutan sekaligus menjaga keberlangsungan hutan yang menjadi rumah mereka,” kata Okki dalam keterangan resmi, Senin (22/9/2025).

Pemilihan orangutan sebagai fokus program bukan tanpa alasan. Satwa endemik Kalimantan ini sudah masuk kategori Critically Endangered versi IUCN, artinya berada pada ancaman tinggi menuju kepunahan. Selain itu, orangutan dikenal sebagai umbrella species yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, terutama melalui kebiasaan menyebarkan biji buah untuk regenerasi hutan.

BNI menegaskan dukungannya tidak sekadar berupa pendanaan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan harian orangutan di pusat rehabilitasi mulai dari pakan, susu, vitamin, hingga perawatan medis selama satu tahun penuh.

Komitmen ini melanjutkan kerja sama yang sudah terjalin sejak 2016 bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF). Dukungan yang diberikan meliputi rehabilitasi dan persiapan pelepasliaran satwa, pembangunan pondok monitoring, serta reboisasi dan pemeliharaan kawasan hutan untuk mencegah kebakaran.

“Lingkungan, sosial, dan ekonomi harus berjalan beriringan demi masa depan berkelanjutan. Dukungan BNI terhadap konservasi orangutan adalah wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus investasi jangka panjang bagi kelestarian ekosistem Indonesia,” tutup Okki.

Dengan langkah ini, BNI tidak hanya menguatkan posisinya sebagai lembaga keuangan yang berorientasi pada profit, tetapi juga sebagai pelaku aktif dalam menjaga kelestarian alam dan keberlanjutan bagi generasi mendatang.