Menkop Ferry Dorong Koperasi Terapkan ESG, Siapkan Ekonomi Rakyat Lebih Berdaya Saing

JurnalPatroliNews | Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa isu keberlanjutan (sustainability) kini menjadi faktor strategis yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan dunia usaha, termasuk gerakan koperasi di Indonesia.

Menurutnya, penerapan prinsip keberlanjutan menjadi indikator penting dalam membangun organisasi usaha yang sehat, tangguh, dan mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri ajang Best Cooperative Sustainability Performance 2026 yang diselenggarakan Peluang Group di Jakarta, Kamis (16/7). Dalam kesempatan itu, Menkop memberikan apresiasi kepada koperasi-koperasi yang dinilai berhasil menjaga kinerja usaha sekaligus mengimplementasikan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas bisnisnya.

“Sustainability saat ini telah menjadi perhatian utama seluruh pelaku usaha, termasuk koperasi. Prinsip ini bukan hanya berkaitan dengan keberlangsungan usaha, tetapi juga menyangkut keseimbangan kehidupan manusia, lingkungan, dan pembangunan ekonomi,” ujar Ferry.

Menurutnya, koperasi yang mampu mengintegrasikan prinsip keberlanjutan akan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga bagi masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan dan penguatan kohesi sosial.

Karena itu, Ferry mendorong seluruh koperasi di Indonesia untuk terus bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang sehat, transparan, profesional, inklusif, serta memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan tata kelola organisasi.

Ia menilai gerakan koperasi harus semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional dengan terus beradaptasi terhadap perubahan zaman. Salah satunya melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha yang berorientasi pada keberlanjutan.

Acara tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Henra Saragih, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto Soedarmono, Direktur PT Berkah Dua Sisi Yuni Megawati, Pemimpin Redaksi Majalah Peluang, serta para pengurus koperasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Menkop menyerahkan penghargaan The Best Cooperative in the Economic Sector kepada tiga koperasi yang dinilai memiliki kinerja unggul, yakni KSP CU Pancur Kasih dari Pontianak, Koperasi Astra dari Jakarta, dan KSP Kopdit Pintu Air dari Maumere.

Dalam sambutannya, Ferry mengajak seluruh insan koperasi menjadikan koperasi sebagai rumah besar ekonomi rakyat yang mampu membuka kesempatan usaha, meningkatkan kesejahteraan anggota, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi nasional.

“Jadikan koperasi sebagai rumah besar ekonomi rakyat, rumah yang menghadirkan kesempatan, menciptakan kesejahteraan, dan membangun masa depan Indonesia,” katanya.

Pada penyelenggaraan perdana Best Cooperative Sustainability Performance Award 2026, sebanyak 34 koperasi menerima penghargaan. Penerima terdiri atas 11 koperasi besar, 8 koperasi menengah, 9 koperasi berkembang, 3 koperasi terbaik dalam pemberdayaan perempuan, serta 3 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Rintisan Terbaik.

Rangkaian acara juga diwarnai peluncuran buku “Perspektif: Bunga Rampai Opini 2015–2026” karya Irsyad Muchtar. Buku tersebut menghimpun berbagai tulisan yang pernah dimuat dalam Rubrik Perspektif Majalah Peluang dan menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi intelektual almarhum dalam mengangkat isu-isu ekonomi kerakyatan, koperasi, media, serta dinamika sosial kemasyarakatan.

Melalui momentum ini, pemerintah berharap transformasi koperasi menuju organisasi yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan semakin memperkuat peran koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat sekaligus mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berdaya saing.

Komentar