JurnalPatroliNews – Jakarta – Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad). Setelah lebih dari setahun mengurusi komunikasi dan citra institusi Angkatan Darat, ia kini ditarik ke lingkungan Istana untuk mendampingi langsung Presiden.
Posisi Kadispenad kini diteruskan oleh Kolonel Inf. Donny Pramono. Serah terima jabatan berlangsung di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat, pada Jumat, 31 Oktober 2025, dan dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Wahyu selanjutnya akan menempati jabatan baru yang tidak kalah strategis, yakni Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres), mendampingi Presiden Prabowo Subianto. Penunjukan tersebut juga akan diikuti dengan kenaikan pangkatnya menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI.
“Dimanapun saya ditugaskan, saya akan berusaha memberikan yang terbaik,” tutur Wahyu, mengutip pesan dari Jenderal Maruli.
Selama memimpin Dinas Penerangan, Wahyu dikenal intens berhubungan dengan media dan terlibat dalam penanganan berbagai isu yang menyita perhatian publik, mulai dari revisi UU TNI, proses mutasi dan rotasi perwira tinggi ke institusi militer lain, hingga situasi keamanan pascademonstrasi besar akhir Agustus lalu.
“Satu tahun tiga bulan ini penuh dinamika. Banyak momen yang menuntut fungsi penerangan benar-benar hadir dan mengambil peran penting,” ungkapnya.
Selain pergantian Kadispenad, Jenderal Maruli juga memimpin sejumlah rotasi jabatan lainnya, termasuk:
- Panglima Kodam XIV/Hasanuddin beralih dari Mayjen TNI Windiyatno kepada Mayjen TNI Bangun Nawoko
- Direktur Ajudan Jenderal TNI AD (Dirajenad) diserahterimakan dari Brigjen TNI Kris Doni Indriarto kepada Brigjen TNI Ridwan














