Direktur Operasi KAI Tinjau Jalur dan Stasiun di Daop 7 Madiun, Fokus Perluasan Layanan & Penguatan Keselamatan

JurnalPatroliNews – Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan perjalanan kereta api. Dalam rangka itu, Direktur Operasi KAI, Awan Hermawan Purwadinata, melakukan inspeksi langsung ke sejumlah titik di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, pada akhir pekan ini.

Kegiatan pemeriksaan tersebut turut dihadiri Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono, beserta jajaran manajemen terkait. Mereka bersama-sama memeriksa sejumlah stasiun strategis seperti Stasiun Magetan, Caruban, Babadan, dan Kertosono.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan, perhatian khusus diberikan kepada Stasiun Caruban dan Stasiun Babadan. Hal ini sejalan dengan adanya usulan dari Pemerintah Kabupaten Madiun untuk memperpanjang layanan KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) hingga menjangkau Stasiun Caruban. Tujuannya, untuk memenuhi tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api di wilayah tersebut.

“Selain untuk mengakomodasi usulan perpanjangan KA BIAS, kunjungan ke Stasiun Babadan diarahkan untuk mengevaluasi potensi pengembangan sebagai pusat distribusi logistik atau layanan kargo,” jelas Zainul.

Tak hanya fokus pada layanan penumpang dan kargo, kunjungan kerja ini juga menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kondisi prasarana perkeretaapian di lintas Daop 7. Pemeriksaan dilakukan pada jalur rel, bantalan, kondisi bangunan stasiun, serta sistem persinyalan dan peralatan operasional lainnya.

“Selain mengecek infrastruktur, Direktur Operasi KAI juga memastikan kesiapan sumber daya manusia di lapangan. Setiap petugas dituntut untuk memahami dan menerapkan standar keselamatan kerja, termasuk penerapan metode ‘tunjuk sebut’ sebagai bagian dari prosedur operasional,” ujarnya.

Kawasan Saradan dan Wilangan pun ikut menjadi perhatian dalam rencana pengembangan jaringan dan fasilitas perkeretaapian di wilayah itu, guna menciptakan sistem transportasi dan logistik yang lebih terintegrasi.

Zainul menegaskan, inspeksi semacam ini akan terus dilakukan secara berkala baik oleh jajaran pusat maupun tim pengawasan harian di tiap daerah operasi. Setiap hasil pemantauan menjadi dasar bagi peningkatan kualitas layanan dan keselamatan.

“Dengan pengawasan langsung seperti ini, kita bisa lebih cepat mengidentifikasi potensi masalah dan menerapkan solusi yang tepat. Ini adalah komitmen KAI untuk memastikan seluruh perjalanan kereta api tetap aman, nyaman, dan andal,” tutup Zainul.