JurnalPatroliNews – Teheran – Otoritas Penerbangan Sipil Iran (CAO) secara resmi mengumumkan pencabutan seluruh pembatasan penerbangan di wilayah udara negara itu, yang sebelumnya diberlakukan akibat konflik singkat dengan Israel. Pengumuman ini disampaikan pada Sabtu (2/8) melalui situs resmi lembaga tersebut.
Menurut CAO, seluruh aktivitas penerbangan domestik dan internasional kini telah pulih sepenuhnya ke kondisi sebelum pecahnya konflik. Bahkan, Bandar Udara Internasional Mehrabad di Teheran yang sempat beroperasi terbatas, kini kembali melayani penerbangan sepanjang hari.
“Per hari ini, seluruh maskapai dan agen perjalanan diperbolehkan kembali menjual tiket dan mengoperasikan penerbangan 24 jam tanpa pembatasan,” tulis CAO dalam keterangan resminya.
Iran sempat menutup wilayah udaranya secara total pada 13 Juni 2025 setelah Israel melancarkan serangan udara ke Teheran dan beberapa lokasi strategis lainnya. Ketegangan militer yang berlangsung selama 12 hari tersebut mereda setelah gencatan senjata dicapai pada 24 Juni.
Pemulihan secara bertahap dimulai dua hari setelah gencatan senjata, tepatnya pada 26 Juni. Bandara demi bandara dibuka kembali untuk operasional penuh. Namun, Bandar Udara Mehrabad masih dibatasi operasionalnya hanya dari pukul 04.00 hingga 19.00 waktu lokal hingga pertengahan Juli.
Baru pada 17 Juli, CAO menyatakan bahwa semua bandara di Iran aktif kembali. Kini, dengan dicabutnya seluruh larangan, seluruh wilayah udara Iran terbuka tanpa batasan.













