Prabowo Guyoni Jumhur Hidayat: Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri


JurnalPatroliNews – NGANJUK — Presiden Prabowo Subianto melontarkan guyonan kepada Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat saat peresmian Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Candaan tersebut disampaikan Prabowo ketika menyapa satu per satu tamu yang hadir dalam acara peresmian Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Buruh Marsinah. Saat menyebut nama Jumhur yang juga menjabat Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Prabowo menyinggung penampilan sang menteri.

“Menteri Lingkungan Hidup yang sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. Kok nggak pakai kaos buruh?” ujar Prabowo yang disambut tawa hadirin, sebagaimana dipantau melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Mendengar candaan itu, Jumhur yang duduk di barisan depan langsung berdiri dan memberi hormat ke arah Presiden.

Prabowo kemudian kembali melontarkan guyonan dengan mengungkit masa lalu Jumhur sebagai aktivis buruh yang beberapa kali pernah mendekam di penjara sebelum dipercaya masuk kabinet.

“Kapan terakhir dipenjara? Bolak-balik masuk penjara sekarang jadi menteri,” kata Prabowo yang kembali memancing gelak tawa peserta acara.

Tak berhenti sampai di situ, Prabowo bahkan berkelakar soal kemungkinan Jumhur suatu hari nanti bisa menjadi presiden.

“Kita nggak tahu suatu saat dia di atas podium, kita nggak tahu,” tuturnya.

Jumhur sendiri diketahui baru dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup di Istana Negara pada Senin (27/4/2026). Ia menggantikan posisi Hanif Faisol Nurofiq yang mendapat tugas baru sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Pelantikan Jumhur dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51 P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Peresmian Museum Marsinah sendiri menjadi salah satu agenda penting kunjungan kerja Presiden di Nganjuk, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Marsinah dan sejarah gerakan buruh di Indonesia.