Presiden Prabowo Lantik 2.000 Perwira Muda TNI-Polri di Istana Merdeka

JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri yang berlangsung khidmat di halaman Istana Merdeka, Jakarta. Dalam upacara tersebut, sebanyak 2.000 calon perwira remaja (capaja) resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai perwira TNI dan Polri.

Capaja yang dilantik terdiri dari berbagai matra, yakni 827 dari Akademi Militer (Akmil), 433 dari Akademi Angkatan Laut (AAL), 293 dari Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 447 dari Akademi Kepolisian (Akpol).

Upacara dimulai pukul 07.50 WIB, diawali dengan barisan capaja berseragam lengkap yang membentuk formasi rapi di halaman depan Istana Merdeka. Sementara para keluarga capaja menyaksikan prosesi dari tenda-tenda yang disiapkan di sisi kanan dan kiri lapangan.

Presiden Prabowo selaku inspektur upacara berjalan ke podium utama, disambut pengibaran lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kolonel Andike Sry Mutia bertugas sebagai komandan upacara dan memberikan laporan resmi kepada Presiden.

Upacara dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) No. 56/TNI/2025 dan Keppres No. 57/Polri/2025, yang secara resmi mengangkat para taruna dan taruni menjadi perwira TNI dan Polri. Presiden juga memberikan penghargaan Adhi Makayasa kepada delapan lulusan terbaik dari masing-masing akademi.

Dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan, Prabowo memimpin langsung pengucapan janji perwira yang diwakili lima orang perwira berdasarkan agama masing-masing.

“Saya akan melaksanakan tugas sebagai perwira dengan penuh tanggung jawab kepada bangsa dan negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ucap Prabowo seraya didiktekan dan diikuti para capaja.

Prosesi diakhiri dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan perwira muda dan disaksikan langsung oleh Presiden.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam momen bersejarah ini, antara lain Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Turut hadir pula pimpinan lembaga tinggi negara seperti Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD Sultan Najamuddin.