JurnalPatroliNews – Jakarta -Suasana rapat bersama ratusan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7), diwarnai momen santai ketika Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan mengenai masa depannya setelah tidak lagi menjabat sebagai kepala negara.
Di sela-sela pidatonya, Prabowo beberapa kali menghentikan sambutan sejenak untuk menikmati secangkir kopi yang telah tersedia di meja. Momen tersebut kemudian berkembang menjadi percakapan ringan yang mengundang tawa para peserta rapat.
Sambil mengangkat cangkir kopi, Prabowo mengungkapkan dirinya pernah menerima tawaran untuk menjadi brand ambassador (BA) industri kopi Indonesia setelah masa jabatannya sebagai Presiden berakhir.
“Minum kopi sebentar ya. Saya sudah diminta kalau turun jadi Presiden jadi brand ambassador untuk industri kopi Indonesia,” ujar Prabowo disambut gelak tawa peserta.
Candaan itu kemudian berlanjut ketika Prabowo mengatakan tawaran tersebut bisa menjadi keuntungan tersendiri karena dirinya akan terus memperoleh pasokan kopi.
Menurut Presiden, berdasarkan sejumlah hasil riset yang pernah dibacanya, konsumsi kopi disebut memiliki manfaat bagi kesehatan, termasuk dikaitkan dengan peningkatan harapan hidup.
“Biar dapat suplai kopi terus-menerus. Ternyata minum kopi itu berdasarkan riset memperpanjang umur. Menurut riset itu kurang lebih 17 sampai 20 persen,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana santai dan diselingi tawa para peserta yang hadir di Istana Negara.
Prabowo juga berkelakar bahwa para pelaku industri kopi nasional kemungkinan akan menyambut baik apabila dirinya benar-benar menjadi bagian dari promosi produk kopi Indonesia di masa mendatang.
“Wah yang punya perusahaan kopi senang semua,” ujarnya sambil tersenyum.
Meski disampaikan dalam nuansa humor, pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan perhatian Presiden terhadap perkembangan industri kopi nasional yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia di pasar global.
Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia dengan berbagai varietas unggulan yang telah menembus pasar ekspor. Dukungan terhadap industri kopi dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian, hilirisasi, serta meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
Momen santai itu pun menjadi salah satu bagian yang mencairkan suasana rapat antara Presiden dan jajaran pengurus Kadin Indonesia, sebelum pembahasan berlanjut pada agenda ekonomi dan penguatan dunia usaha nasional.














Komentar