JurnalPatroliNews – Jakarta – Pakar hukum tata negara, Refly Harun, melontarkan kritik tajam terhadap kualitas kepemimpinan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Menurut Refly, putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu tidak memiliki kapasitas memadai untuk menduduki jabatan tinggi negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Refly saat menanggapi instruksi Jokowi kepada para relawannya agar mendukung pasangan Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto–Gibran, untuk kembali maju di periode berikutnya.
“Maaf, bagi saya Gibran tidak layak. Bukan hanya sebagai wakil presiden, bahkan untuk jabatan wali kota saja ia tidak pantas,” ujar Refly dalam sebuah video singkat yang diunggah akun Facebook Nusa Update, Jumat (26/9/2025).
Meski begitu, Refly tidak mempermasalahkan langkah politik Jokowi yang ingin memperjuangkan kepentingan keluarga dan sekutunya. Ia menilai sikap itu wajar karena juga dilakukan oleh pemimpin lain, termasuk Susilo Bambang Yudhoyono maupun Prabowo Subianto.
Namun, Refly menekankan bahwa masalah utama bukan pada strategi politik Jokowi, melainkan pada kapasitas Gibran sendiri. “Kalau sampai terjadi sesuatu pada Prabowo, sulit membayangkan negara ini dipimpin oleh Gibran,” tegasnya.














