Bobby Nasution Pimpin Pembongkaran Diskotek Diduga Sarang Narkoba, Dapat Pujian

JurnalPatroliNews – Medan – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menuai apresiasi setelah turun langsung memimpin pembongkaran dua tempat hiburan malam (THM) yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba di wilayahnya.

Aksi tegas yang digelar pada Kamis (14/8) itu dipandang sebagai tanda dimulainya perang terbuka terhadap jaringan narkoba yang beroperasi di balik bisnis hiburan malam.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA), Aminullah Siagian, memuji langkah berani Bobby. “Keberanian ini layak menjadi teladan bagi kepala daerah lainnya. Jangan berhenti di Deli Serdang dan Langkat saja, tapi teruskan ke daerah lain,” ujar Aminullah, Jumat (15/8).

Ia menilai, tindakan Bobby merupakan bentuk kepemimpinan yang berani mengambil risiko demi menjaga masyarakat dari ancaman narkotika. “Ini adalah langkah awal dari pertarungan panjang melawan bisnis gelap yang menggabungkan hiburan malam dengan narkoba di Sumut,” tambahnya.

Aminullah menegaskan, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara total, mulai dari mencabut izin usaha, memproses hukum pemilik, hingga menyita aset yang terkait. “Kalau mau bongkar habis, telusuri aliran uangnya. Dari kasir, ke bandar, lalu ke beking. Itu jalurnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bobby memimpin operasi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut, termasuk Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan, Kajati Sumut Harli Siregar, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti, serta Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Toga Panjaitan.

Meski sempat mendapat perlawanan dari ratusan massa, bahkan terjadi pelemparan batu dari luar tembok diskotek, situasi berhasil dikendalikan setelah aparat memberikan penjelasan di lokasi. Alat berat kemudian mulai meruntuhkan bangunan yang disebut-sebut sebagai markas peredaran narkoba.

Langkah tegas ini diharapkan menjadi pemicu untuk memperluas penindakan ke wilayah lain, sekaligus menginspirasi gubernur di daerah lain agar berani memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya.