AS Unjuk Kekuatan, Jet F/A-18 Terbang Dekat Wilayah Udara Venezuela Selama Setengah Jam

JurnalPatroliNews – Jakarta – Amerika Serikat kembali memperlihatkan aktivitas militernya di kawasan Karibia dengan mengirimkan dua jet tempur F/A-18 untuk terbang di atas perairan internasional yang berada di Gulf of Venezuela pada Selasa, 9 Desember 2025 waktu setempat.

Penerbangan ini disebut sebagai misi paling dekat yang pernah dilakukan pesawat tempur AS terhadap ruang udara Venezuela.

Menurut laporan Associated Press, kedua jet muncul di radar pemantauan Flightradar24 dan terekam melakukan manuver selama sekitar 30 menit di atas perairan utara Venezuela.

Seorang pejabat pertahanan AS yang meminta identitasnya dirahasiakan menjelaskan bahwa penerbangan tersebut merupakan bagian dari latihan rutin.

“Ini hanyalah latihan untuk menunjukkan kemampuan jangkauan pesawat,” ujarnya. Ia juga menolak memberikan informasi apakah jet itu membawa persenjataan, namun memastikan seluruh aktivitas dilakukan sepenuhnya di wilayah udara internasional.

Manuver ini menambah panjang daftar operasi militer AS di sekitar Venezuela yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Washington pernah mengerahkan pesawat pembom strategis B-52 Stratofortress dan B-1 Lancer untuk terbang sepanjang garis pantai negara itu. Namun, penerbangan F/A-18 kali ini menjadi yang paling dekat dengan perbatasan udara Venezuela.

Penerbangan tersebut juga terjadi di tengah operasi AS terhadap kapal-kapal yang dicurigai terlibat dalam penyelundupan narkoba di Laut Karibia dan Pasifik bagian timur. Pemerintahan Donald Trump menegaskan bahwa operasi itu penting untuk memutus jaringan perdagangan narkotika internasional.

Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, berkali-kali membantah klaim tersebut dan menegaskan kapal-kapal yang dihancurkan AS bukan berasal dari wilayahnya.