JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Howard Lutnick, akhirnya mengungkapkan bahwa dirinya pernah berkunjung ke pulau pribadi milik Jeffrey Epstein pada 2012. Pengakuan tersebut disampaikannya di hadapan Komite Anggaran Senat, di tengah meningkatnya desakan agar ia mengundurkan diri dari jabatan kabinet.
Pernyataan Lutnick muncul setelah sejumlah dokumen baru dipublikasikan dan memicu sorotan publik mengenai kedekatannya dengan Epstein, tokoh yang dikenal luas sebagai pelaku kejahatan seksual sebelum meninggal dunia.
Dalam kesaksiannya, Lutnick menyebut kunjungan ke Little Saint James—pulau yang kerap dijuluki “Pulau Epstein”—hanya berlangsung singkat, sekitar satu jam. Ia menegaskan kehadirannya di lokasi tersebut merupakan bagian dari liburan keluarga, bersama istri, anak-anak, dan pengasuh mereka.
Ia juga menekankan bahwa tidak ada aktivitas mencurigakan selama kunjungan tersebut. Pernyataan itu disampaikan Lutnick sebagaimana dikutip media internasional France24, Kamis, 12 Januari 2026.
Kontroversi mencuat setelah korespondensi elektronik yang baru dibuka ke publik menunjukkan Lutnick masih menjalin komunikasi dengan Epstein setelah 2005. Fakta ini dinilai bertolak belakang dengan klaim sebelumnya yang menyebutkan bahwa hubungan mereka telah terputus sejak tahun tersebut. Sejumlah dokumen bahkan mengindikasikan adanya rencana pertemuan dan keterkaitan investasi, meski Lutnick membantah keterlibatan langsung dalam kerja sama bisnis apa pun.
Ia juga menepis tudingan pernah makan malam di kediaman Epstein di New York pada 2011, meskipun arsip yang ada menunjukkan adanya rencana pertemuan pada periode itu. Lutnick menyatakan bahwa selama lebih dari satu dekade terakhir, hubungannya dengan Epstein nyaris tidak ada.
Di sisi politik, tekanan terhadap Lutnick semakin besar. Senator Demokrat Adam Schiff menilai Lutnick tidak layak mempertahankan posisinya sebagai Menteri Perdagangan. Sementara itu, anggota DPR dari Partai Demokrat, Robert Garcia, menuding Lutnick telah memberikan keterangan yang tidak konsisten terkait relasinya dengan Epstein. Bahkan dari kubu Partai Republik, Thomas Massie turut menyerukan agar Lutnick mengundurkan diri.
Kendati kritik terus mengalir, Gedung Putih menyatakan tetap berdiri di belakang Lutnick. Juru bicara Presiden Donald Trump menegaskan bahwa presiden masih memberikan dukungan penuh dan menilai Lutnick tetap berperan penting dalam jajaran kabinet.
Sebagai informasi, Jeffrey Epstein ditemukan meninggal dunia di sel tahanan New York pada 2019 saat menunggu proses hukum atas kasus perdagangan seks anak di bawah umur. Pulau Little Saint James selama bertahun-tahun menjadi simbol kontroversi dan diduga sebagai lokasi eksploitasi, menyeret banyak nama berpengaruh ke dalam pusaran sorotan publik.














