Iron Dome Jebol! Rudal Iran Hantam Israel Selatan, Ratusan Warga Dilaporkan Terluka

JurnalPatroliNews – Tel Aviv – Eskalasi konflik di Timur Tengah memasuki babak baru yang mengkhawatirkan. Sistem pertahanan udara Israel dilaporkan gagal mencegat rentetan serangan rudal Iran yang menghantam dua kota di wilayah selatan Israel, Sabtu (21/3/2026) malam. Insiden ini mengakibatkan ratusan warga terluka dan kerusakan infrastruktur yang masif.

Otoritas medis Israel, Magen David Adom, mengonfirmasi bahwa serangan tersebut menghantam bangunan permukiman warga dan menciptakan lubang besar di area terdampak.

Di Kota Arad, tercatat sedikitnya 84 orang terluka, dengan 10 di antaranya dalam kondisi kritis. Sementara itu, 33 korban luka lainnya dilaporkan berada di sekitar Kota Dimona.

Televisi pemerintah Iran secara terbuka menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan respons langsung atas sabotase Israel terhadap fasilitas nuklir mereka di Natanz sebelumnya. Teheran menegaskan bahwa target utama rudal mereka adalah Kota Dimona, yang dikenal sebagai lokasi instalasi nuklir strategis milik Israel.

Kegagalan Intersepsi Militer Israel Juru bicara militer Israel, Brigadir Jenderal Effie Defrin, mengakui adanya celah dalam sistem pertahanan udara mereka saat serangan berlangsung.

Meskipun sistem peringatan dini beroperasi, rudal-rudal tersebut berhasil menembus barikade pertahanan dan menghantam target di darat.

“Sistem pertahanan udara beroperasi, tetapi tidak berhasil mencegat rudal tersebut. Kami akan menyelidiki insiden ini secara menyeluruh dan mengambil pelajaran darinya,” tulis Defrin melalui akun resmi di platform X.

Layanan darurat Israel melaporkan kerusakan besar terjadi di Arad, di mana rudal mengenai kompleks perumahan padat penduduk.

Saat ini, militer Israel sedang melakukan investigasi teknis untuk mengetahui penyebab gagalnya intersepsi rudal tersebut, di tengah tekanan publik yang menuntut jaminan keamanan lebih kuat pasca-serangan ini.