JurnalPatroliNews – Berlin – Pemerintah Jerman berencana mengirim sejumlah pasukannya ke Polandia untuk membantu penguatan perbatasan timur negara tersebut. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran Eropa terhadap potensi ancaman militer Rusia.
Jurubicara Kementerian Pertahanan Jerman menyampaikan bahwa pengerahan pasukan akan dimulai pada kuartal kedua 2026 dan berlangsung hingga akhir 2027.
Penugasan tersebut akan difokuskan di wilayah perbatasan Polandia yang berbatasan langsung dengan Belarusia serta eksklave Rusia, Kaliningrad.
Menurut Kementerian Pertahanan Jerman, peran tentara yang dikirimkan terbatas pada kegiatan teknik militer. Mereka tidak akan terlibat dalam operasi tempur.
“Ini dapat mencakup membangun benteng, menggali parit, memasang kawat berduri, atau mendirikan penghalang tank,” ujar jurubicara Kementerian Pertahanan Jerman, seperti dilansir RFI, Minggu (14/12/2025).
Ia menegaskan, dukungan yang diberikan Jerman dalam operasi ini sepenuhnya bersifat teknis dan defensif, sebagai bagian dari kerja sama keamanan regional.
Pemerintah Jerman juga menyatakan bahwa pengerahan pasukan tersebut tidak memerlukan persetujuan parlemen.
Alasannya, tidak terdapat risiko langsung terhadap keselamatan tentara karena operasi ini tidak dilakukan dalam situasi konflik bersenjata aktif.
Langkah Berlin ini dipandang sebagai cerminan penguatan solidaritas dan kerja sama militer negara-negara NATO di kawasan Eropa Timur, yang selama beberapa tahun terakhir menjadi fokus perhatian akibat ketegangan geopolitik dengan Rusia.
Sejumlah negara anggota NATO sebelumnya juga meningkatkan kehadiran militernya di wilayah perbatasan timur aliansi tersebut sebagai langkah pencegahan dan penegasan komitmen pertahanan kolektif.














