Melania Trump Bantah Keterkaitan dengan Jeffrey Epstein, Desak Sidang Terbuka di Kongres


JurnalPatroliNews – WASHINGTON – Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, secara tegas membantah memiliki hubungan apa pun dengan Jeffrey Epstein. Bantahan tersebut disampaikan dalam pernyataan langka di Gedung Putih pada Kamis (9/4/2026), di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap kasus perdagangan seks yang melibatkan Epstein.

Dalam keterangannya, istri Presiden Donald Trump itu menyebut berbagai tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan Epstein sebagai tidak berdasar dan harus segera dihentikan. Ia menegaskan hanya pernah bertemu Epstein secara singkat pada tahun 2000 tanpa keterlibatan lebih lanjut.

“Saya tidak pernah mengetahui adanya pelecehan yang dilakukan Epstein terhadap para korbannya. Saya tidak pernah terlibat dalam kapasitas apa pun. Saya bukan peserta,” ujar Melania, dikutip dari BBC, Jumat (10/4/2026).

Melania juga membantah rumor yang menyebut Epstein sebagai pihak yang memperkenalkannya kepada Donald Trump. Ia menilai tuduhan tersebut sebagai upaya jahat untuk merusak reputasinya.

Selain itu, ia menegaskan tidak memiliki hubungan dengan Ghislaine Maxwell, yang dikenal sebagai sekutu dekat Epstein dan saat ini menjalani hukuman penjara. Terkait email lama yang sempat beredar, Melania menyebutnya hanya sebagai korespondensi biasa tanpa makna khusus.

Dalam pernyataannya, Melania justru mendorong transparansi lebih luas dengan meminta agar Kongres menggelar sidang terbuka bagi para korban. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengungkap fakta secara menyeluruh kepada publik.

“Setiap perempuan berhak untuk menceritakan kisahnya di depan umum jika ia menginginkannya… barulah kita akan mengetahui kebenaran,” ujarnya.

Namun, seruan itu tidak sepenuhnya mendapat dukungan. Keluarga korban Epstein, termasuk kerabat Virginia Giuffre, menilai usulan tersebut justru dapat membebani para penyintas yang telah lama berjuang.

“Para penyintas telah melakukan bagian mereka. Sekarang saatnya bagi mereka yang berkuasa untuk bertindak,” demikian pernyataan pihak keluarga.

Pernyataan Melania muncul di tengah meningkatnya tekanan publik agar seluruh dokumen terkait kasus Epstein dibuka. Kasus ini terus menyeret sejumlah tokoh berpengaruh dan memicu kontroversi hukum serta politik berkepanjangan di Amerika Serikat.