JurnalPatroliNews | Assen – Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan performa menjanjikan pada sesi kualifikasi Moto3 Grand Prix Belanda 2026. Rider Honda Team Asia itu berhasil mengamankan posisi start ketujuh untuk balapan utama yang akan berlangsung di Sirkuit Assen, Minggu (28/6/2026).
Hasil tersebut menjadi pencapaian positif bagi Veda setelah sebelumnya harus memulai perjuangan dari sesi Qualifying 1 (Q1) akibat gagal mengamankan tiket otomatis ke Q2 usai mengalami insiden pada sesi latihan.
Meski harus melewati babak tambahan, pebalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu mampu tampil konsisten dan sukses finis di posisi tiga besar Q1 untuk memastikan tempat di sesi perebutan pole position.
Memasuki Q2 yang berlangsung selama 15 menit, Veda langsung menunjukkan kecepatan kompetitif. Pada awal sesi, ia sempat menempati posisi kedua di bawah pebalap Australia Joel Kelso, sementara Alvaro Carpe berada di urutan ketiga.
Saat itu, pemimpin klasemen sementara Moto3 musim 2026, Maximo Quiles, masih berada di luar 10 besar, sedangkan Brian Uriarte dan Hakim Danish juga belum mampu menembus posisi terdepan.
Memasuki pertengahan sesi, Kelso masih memimpin dengan catatan waktu 1 menit 40,559 detik, sementara Veda tetap berada di posisi kedua sebelum masuk ke pit untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan setelan motor bersama tim teknis Honda Team Asia.
Strategi tersebut membuahkan hasil. Setelah kembali ke lintasan, Veda mampu meningkatkan catatan waktunya dan bahkan sempat merebut posisi teratas dengan lap yang lebih cepat sekitar 0,062 detik dari waktu terbaik sebelumnya.
Namun persaingan menuju pole position semakin ketat pada menit-menit terakhir. Brian Uriarte, Joel Kelso, David Almansa, hingga Maximo Quiles silih berganti mempertajam waktu putaran terbaik.
Ketika bendera finis dikibarkan, Maximo Quiles berhasil memastikan pole position setelah mencatatkan lap tercepat pada penghujung sesi.
Joel Kelso mengamankan posisi start kedua, disusul Brian Uriarte di peringkat ketiga. Sementara itu, Veda Ega Pratama harus puas menempati posisi ketujuh pada grid balapan.
Meski belum berhasil mengamankan baris terdepan, posisi tersebut tetap membuka peluang besar bagi Veda untuk bersaing memperebutkan poin, bahkan menembus kelompok depan pada balapan utama di Sirkuit Assen.
Performa yang ditunjukkan Veda sepanjang sesi kualifikasi menjadi sinyal positif bagi pecinta balap Tanah Air. Dengan modal kecepatan yang kompetitif dan posisi start yang cukup strategis, pebalap muda Indonesia itu diharapkan mampu tampil maksimal serta melanjutkan tren positifnya pada seri Moto3 Belanda 2026.









Komentar