Simbol One Piece Mendunia: Kini Jadi Lambang Protes Gen Z di Mexico City

JurnalPatroliNews – Jakarta – Simbol manga One Piece kembali muncul di tengah gelombang protes global. Kali ini, ikon tengkorak bertopi jerami yang identik dengan kru Topi Jerami menjadi salah satu simbol paling mencolok dalam demonstrasi besar di Mexico City, Sabtu (15/11/2025).

Ribuan demonstran, sebagian besar dari generasi Z, turun ke jalan membawa bendera bertema manga sebagai wujud solidaritas dan perlawanan.

Bagi para pengunjuk rasa muda di Meksiko, penggunaan simbol One Piece bukan hanya perkara estetika budaya pop.

Bendera tersebut melambangkan nilai yang mereka perjuangkan: kebebasan, keberanian, dan penolakan terhadap ketidakadilan.

Laporan Al Jazeera menyebut bendera bajak laut bertopi jerami kini menjadi ikon perlawanan Gen Z di berbagai negara.

Demonstrasi besar ini berlangsung di tengah meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap kejahatan, korupsi, dan impunitas yang terjadi selama bertahun-tahun.

The Guardian mencatat bahwa kekerasan terkait kartel narkoba—yang menewaskan puluhan ribu orang setiap tahun—menjadi salah satu pemicu utama aksi tersebut.

Suasana memanas ketika sekelompok kecil demonstran bertudung merobohkan barikade di sekitar Istana Nasional, tempat Presiden Claudia Sheinbaum tinggal.

Aksi itu memicu bentrokan keras dengan polisi antihuru-hara yang kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Sekretaris Keamanan Publik Mexico City, Pablo Vazquez, menyebutkan setidaknya 100 polisi mengalami luka-luka dalam bentrokan, dengan 40 di antaranya harus dirawat di rumah sakit.

Selain itu, sekitar 20 warga sipil terluka dan 20 orang demonstran ditangkap. Sebanyak 20 lainnya dikenai sanksi administratif.

Di tengah suasana kacau, bendera One Piece tetap berkibar di berbagai titik demonstrasi. Simbol tersebut berasal dari manga karya Eiichiro Oda yang terbit sejak 1997, mengikuti perjalanan Monkey D. Luffy dan kru Topi Jerami dalam melawan Pemerintah Dunia yang otoriter—narasi yang dirasa relevan oleh banyak demonstran muda di Meksiko.

Karakter Luffy, yang dikenal tak kenal takut dan memiliki kemampuan tubuh karet, dianggap merepresentasikan mimpi, kebebasan, dan keberanian melawan ketidakadilan.

Karena itu, bendera Topi Jerami menjadi simbol yang kuat dalam aksi protes.

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru. Simbol One Piece telah muncul dalam demonstrasi di Indonesia, Filipina, hingga Nepal. Bahkan di Eropa, bendera ini terlihat saat demonstrasi di Paris, menurut laporan CNN.

Dengan semakin meluasnya penggunaan ikon budaya pop sebagai simbol politik, aksi di Mexico City menunjukkan bagaimana generasi muda memanfaatkan bahasa visual global untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Di akhir aksi, lautan bendera One Piece kembali mengisi jalanan, menegaskan perlawanan Gen Z yang kian terhubung melampaui batas negara.