JurnalPatroliNews – Jakarta – Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, menyampaikan langsung kepada Presiden Tiongkok, Xi Jinping, agar segera merealisasikan pembelian 500.000 ton beras dari Thailand. Pesan tersebut disampaikan saat keduanya berjumpa di sela KTT APEC ke-32 di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat, 31 Oktober 2025.
Juru Bicara Pemerintah Thailand, Siripong Angkasakulkiat, menjelaskan bahwa Anutin menyoroti pentingnya kesepakatan tersebut bagi pemasukan nasional. Dengan tingkat konsumsi beras Tiongkok yang mencapai hampir 150 juta ton per tahun, peluang kerja sama dinilai sangat besar.
Dalam unggahan di Facebook, Siripong membagikan video singkat ketika Anutin tersenyum setelah berjabat tangan dengan Xi dan berkata, “Jangan lupa beli beras.”
Menurut laporan Bangkok Post, selain pembahasan soal ekspor beras, pertemuan turut menyinggung kerja sama ekonomi, pariwisata, hingga penguatan keamanan siber. Anutin mengapresiasi dukungan Beijing dalam membantu Thailand memberantas kejahatan siber yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dan teknologi.
Xi, pada kesempatan itu, menyatakan kesiapan Tiongkok untuk memperdalam kemitraan dengan Thailand di berbagai sektor, termasuk investasi, perdagangan, energi bersih, serta pertanian.
Anutin juga menegaskan kepada Xi bahwa pemerintah Thailand tidak memiliki rencana untuk mendirikan kasino guna memacu pertumbuhan ekonomi. Ia menilai masih banyak strategi lain yang lebih tepat untuk memulihkan ekonomi negeri Gajah Putih.
Hubungan diplomatik Thailand–Tiongkok akan memasuki usia 50 tahun pada 2025. Anutin menyebut momen tersebut sebagai peluang strategis untuk merumuskan visi bersama demi masa depan yang lebih aman dan sejahtera bagi kedua negara.














