JurnalPatroliNews – Jakarta –Â World Laureates Summit (WLS) 2026 resmi digelar di Dubai pada Senin, 2 Februari 2026. Forum ilmiah global ini menghadirkan lebih dari seratus ilmuwan papan atas dari berbagai belahan dunia, termasuk peraih Nobel, penerima Turing Award, serta peneliti multidisipliner.
Mengacu pada laporan Fast Company Middle East, pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi bagi isu-isu ilmiah mendasar yang diyakini akan memengaruhi arah masa depan peradaban manusia.
Berlangsung beriringan dengan World Governments Summit, WLS 2026 dirancang sebagai platform pemikiran jangka panjang yang menempatkan sains dasar sebagai fondasi utama dalam perumusan kebijakan publik, pengembangan ekonomi, hingga kemajuan teknologi.
Agenda hari pertama diawali dengan WLS AI Science Forum yang membahas implikasi sosial kecerdasan buatan serta kontribusinya terhadap proses penemuan ilmiah. Diskusi menyoroti urgensi pengawasan manusia, kolaborasi lintas negara, dan penerapan standar ilmiah yang ketat dalam pengembangan teknologi AI.
Dalam sambutan pembukaan, Ketua World Laureates Association sekaligus Peraih Nobel Kimia 2006, Profesor Roger D. Kornberg, menegaskan bahwa kebijakan publik seharusnya berlandaskan sains dan didukung oleh investasi berkelanjutan pada riset dasar demi menjamin kemajuan jangka panjang.
Berbagai sesi utama dan panel diskusi turut mengulas isu strategis seperti tata kelola kecerdasan buatan, keamanan siber, etika teknologi, serta integrasi komputasi mutakhir dengan riset ilmiah fundamental.
Roger Kornberg juga menilai penyelenggaraan KTT ini sangat relevan di tengah kompleksitas tantangan global saat ini. Menurutnya, forum tersebut memberi peluang langka bagi para ilmuwan untuk terlibat langsung dalam perumusan gagasan jangka panjang terkait peradaban, kesejahteraan, dan kemajuan umat manusia.
Ia menekankan bahwa peran kreativitas dan daya analisis ilmuwan tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh AI. Menurutnya, kecerdasan buatan hanya bekerja berdasarkan pengetahuan yang telah ada, sementara penemuan ilmiah kerap lahir dari hal-hal yang sama sekali baru.
Selain AI Science Forum, hari pembukaan WLS 2026 juga diramaikan oleh Disruptive Technologies Forum, New Energy Forum, dan Scientific Discovery Forum yang membahas perkembangan teknologi terdepan, isu energi dan iklim, serta kemajuan sains dasar.
WLS 2026 dijadwalkan berakhir dengan pemaparan kerangka ilmiah dan inisiatif masa depan yang bertujuan memperkuat kerja sama internasional, mendorong riset fundamental, serta mempercepat lahirnya terobosan ilmiah untuk kepentingan global.
World Laureates Summit diselenggarakan oleh World Laureates Association, sebuah organisasi yang menaungi 187 ilmuwan terkemuka dari lebih 25 negara, termasuk 78 peraih Nobel serta penerima penghargaan bergengsi seperti Turing Award, Wolf Prize, Lasker Award, Fields Medal, dan Breakthrough Prize, dengan misi memajukan sains dan teknologi demi kesejahteraan umat manusia.














