Jenazah Pasien COVID Berlubang di Kepala, Ini Kata RS Adam Malik Medan

  • Whatsapp
Ilustrasi./Net

JurnalpatroliNews, Medan – Sebuah foto yang menunjukkan adanya lubang di wajah pasien positif virus Corona atau COVID-19 beredar di pesan singkat. Pasien ini disebut dirawat dan meninggal di RSUP Adam Malik, Medan.

Dilihat detikcom pada Minggu (8/8/2021), dalam foto yang dibagikan di Facebook itu, terlihat lubang itu berada di sebelah mata kanan pasien. Ada darah yang terlihat keluar dari lubang itu. Foto ini juga beredar di aplikasi perpesanan.

BACA JUGA :

Bercak darah juga terlihat di mata kanan pasien. Wajah pasien juga terlihat sudah membiru.

Pihak RSUP Adam Malik Medan tempat pasien ini dirawat pun memberikan penjelasan. Awalnya, pihak RSUP Adam Malik mengatakan pasien yang meninggal ini positif virus Corona.

“Klarifikasi yang dapat kami sampaikan adalah pasien meninggal dengan status positif COVID-19,” kata Kasubbag Humas RSUP Adam Malik Medan Rosario Dorothy kepada wartawan.

Rosa mengatakan pasien ini juga memiliki penyakit kanker payudara stadium 4. Selain itu, pasien juga mengalami infeksi pada mata.

“Disertai dengan penyakit penyerta (komorbid) kanker payudara stadium 4 (stadium akhir) yang sudah diderita pasien sejak beberapa tahun lalu dan sudah menyebar ke beberapa bagian tubuh. Pasien juga mengalami infeksi pada mata sehingga dikonsulkan juga ke dokter mata untuk pengobatan lebih lanjut,” ucap Rosa.

Terkait kondisi pada tubuh jenazah, Rosa mengatakan pihaknya sudah mempertemukan pihak keluarga yang keberatan dengan pihak dokter yang menangani. Namun karena tidak terima, kata Rosa, pihak keluarga kemudian membuat laporan ke polisi terkait hal ini.

“Pada pertemuan itu tim dokter sudah menjelaskan riwayat perjalanan penyakit pasien mulai awal sampai meninggal. Tapi keluarga tetap tidak terima. Maka menindaklanjuti hal tersebut, karena dilihat tidak ada titik temu, maka oleh Polsek Medan Tuntungan keluarga disarankan untuk membuat laporan kepolisian saja, agar dapat ditindaklanjuti. RSUP HAM dan keluarga menyetujui hal tersebut,” jelas Rosa.

(dtk)

Pos terkait