JurnalPatroliNews – Klaten, Jawa Tengah – Anggota DPR RI Fraksi PAN, Muhammad Hatta, mengingatkan para pedagang pupuk agar tidak mempermainkan harga jual di tingkat petani. Ia menegaskan, pupuk merupakan kebutuhan vital yang berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat kecil.
“Pupuk merupakan kebutuhan vital bagi petani. Jangan ada yang mempermainkan harga, karena itu sama saja menyengsarakan masyarakat kecil,” tegas Hatta saat melakukan kunjungan kerja di Klaten, Sabtu (25/10/2025).
Hatta menuturkan, pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk pupuk bersubsidi. Karena itu, setiap pelanggaran atau praktik curang dalam penjualan pupuk dapat dikenai sanksi hukum. Ia mendorong aparat penegak hukum dan pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi.
“Kalau ada pedagang atau oknum yang menaikkan harga seenaknya, segera laporkan ke polisi atau bisa langsung ke anggota DPR. Dewan ikut mengawasi. Negara hadir untuk melindungi petani,” tegasnya.
Politikus PAN ini juga menyoroti pentingnya komitmen para pedagang untuk tidak bermain-main dengan kebutuhan petani, mengingat pemerintah telah mengeluarkan peraturan presiden (Perpres) terkait penguatan tata kelola pupuk bersubsidi. “Terkait pupuk ini keluar Perpres, dan Pak Presiden Prabowo Subianto turun langsung,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hatta menyampaikan bahwa pemerintah kini telah memberikan 100 izin distribusi pupuk dari pabrik langsung kepada gabungan kelompok tani (gapoktan), dengan opsi kerja sama melalui koperasi desa (kopdes).
“Sekarang petani sangat dipermudah. Pada masa tanam, pupuk sudah harus siap. Berbeda dengan dulu yang harus melalui berbagai tahapan—giliran mau panen baru dapat pupuk. Sekarang tidak,” pungkasnya.














