JurnalPatroliNews | Aceh Timur – Sebuah sumur minyak tradisional yang dikelola masyarakat di Gampong Lhok Lemak, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, meledak dan memicu kebakaran hebat pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Hingga Minggu sore, aparat gabungan masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kobaran api tidak meluas.
Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar karena kobaran api sempat menjalar ke area di sekitar lokasi sumur sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Aceh Timur, AKP Novrizaldi, mengatakan sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan guna mempercepat proses pemadaman.
Menurutnya, penyebab pasti ledakan hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
“Belum diketahui penyebab pasti kebakaran akibat ledakan sumur minyak tersebut,” ujar Novrizaldi.
Selain melakukan upaya pemadaman, petugas juga mengisolasi kawasan sekitar sumur guna mencegah risiko kebakaran meluas sekaligus memberikan ruang bagi proses penyelidikan.
Sementara itu, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.
Informasi yang diterimanya dari Camat Darul Ihsan menyebutkan bahwa seluruh perkembangan di lokasi masih terus dipantau oleh pemerintah daerah bersama aparat keamanan.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, hingga saat ini belum terdapat informasi adanya korban jiwa akibat kebakaran sumur minyak yang dikelola masyarakat secara tradisional,” kata Iskandar.
Ia menjelaskan, kobaran api yang sebelumnya sempat menjalar ke lahan di sekitar lokasi kini telah berhasil dipersempit. Saat ini, titik api hanya tersisa di sekitar lubang sumur minyak yang menjadi pusat ledakan.
Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya insiden lanjutan, personel Polres Aceh Timur disiagakan di lokasi guna mengamankan area sekaligus membatasi aktivitas masyarakat di sekitar titik kebakaran.
Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi sambil menunggu proses pendinginan dan penyelidikan penyebab pasti ledakan tersebut selesai dilakukan.















Komentar