JurnalPatroliNews -Medan – Sebuah insiden tragis sekaligus menegangkan dilaporkan mewarnai jalannya aksi tindak pidana jalanan di wilayah administrasi Kota Medan
Seorang pelaku kejahatan pembegalan bersenjata tajam dilaporkan tewas mengenaskan setelah melancarkan aksi pembobolan terhadap seorang pengendara motor berinisial MAS berusia dua puluh dua tahun
Peristiwa kriminalitas jalanan tersebut dilaporkan pecah di kawasan jalur Jalan Platina, Kelurahan Titik Papan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, pada hari Rabu sekitar pukul dua lewat tiga puluh menit WIB
Secara kronologis, kejadian bermula saat korban MAS tengah dalam perjalanan pulang menuju ke rumah pribadinya setelah menghabiskan waktu di sebuah kafe
Nahas, di tengah perjalanan secara tiba-tiba datang komplotan pelaku begal yang berjumlah tiga orang dengan mengendarai satu unit sepeda motor secara berboncengan
Para pelaku dilaporkan langsung memepet laju kendaraan korban sembari mengayunkan senjata tajam secara agresif untuk mengintimidasi sasaran
Kanit Reskrim Polsek Medan, Iptu Hamzar Nodi, memberikan konfirmasi resmi pada hari Jumat ini bahwa komplotan penjahat tersebut nekat membacok korban di area punggung
Hamzar memaparkan bahwa korban yang kala itu baru saja pulang berbelanja dari kafe harus menerima sabetan senjata tajam di bagian punggungnya sebanyak dua kali berturut-turut
Kendati dalam kondisi terluka, korban MAS secara sigap dilaporkan sempat mengunci draf posisi stang kendaraannya sehingga para pelaku kesulitan untuk membawa kabur sepeda motor tersebut
Melihat respons perlawanan tersebut, korban kemudian berteriak sekencang mungkin guna meminta pertolongan dari komunitas warga dan masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi kejadian
Panik Hingga Oleng Menabrak Pembatas Jalan Dan Langkah Pengejaran Dua Buron
Mendengar teriakan histeris dari korban, ketiga pelaku begal tersebut mendadak panik dan langsung memilih draf langkah untuk melarikan diri dari kepungan warga
Namun dalam draf pelariannya yang tergesa-gesa tersebut, sepeda motor yang ditumpangi oleh ketiga pelaku oleng hingga menabrak pembatas trotoar jalan dengan sangat keras
Akibat benturan keras tersebut, ketiga pelaku langsung terlempar ke aspal di mana satu orang pelaku dilaporkan tewas seketika di lokasi kejadian akibat mengalami pendarahan hebat di bagian kepala
Melihat draf rekannya sudah tidak bernyawa, dua pelaku begal lainnya memilih untuk kabur melarikan diri dan meninggalkan jasad draf temannya tergeletak di jalanan
Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi jasad pelaku yang tewas menuju ke fasilitas Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna keperluan proses autopsi
Pihak polsek menjelaskan bahwa proses autopsi telah rampung berjalan selama dua hari dan jasad pelaku yang teridentifikasi sebagai anak kawasan Marelan tersebut kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga
Sementara itu, untuk kondisi korban MAS dilaporkan sudah mendapatkan draf penanganan medis secara intensif dari tim dokter akibat luka sabetan sajam di punggungnya
Hingga sirkulasi berita ini diturunkan, jajaran Satreskrim Polsek Medan menegaskan masih terus melakukan langkah pengembangan kasus serta penyelidikan intensif guna memburu dua pelaku lain yang buron










Komentar