JurnalPatroliNews – Jakarta – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Bangka III, Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa pagi, 10 Februari 2026. Insiden yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.39 WIB tersebut menghanguskan sedikitnya 16 bangunan rumah tinggal.
Berdasarkan data sementara dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, luas area yang terdampak mencapai 875 meter persegi.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 91 personel ke lokasi kejadian.
Petugas tiba tujuh menit setelah laporan diterima dan langsung melakukan upaya lokalisir api agar tidak merambat lebih luas ke bangunan lain.
Meskipun proses pemadaman berlangsung cukup intensif, api baru benar-benar dinyatakan padam sepenuhnya setelah melalui tahap pendinginan pada pukul 07.55 WIB.
Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari gangguan instalasi listrik atau korsleting. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari arah atap rumah salah satu warga.
Selain itu, warga lainnya sempat melaporkan adanya percikan api pada kabel udara milik PLN yang terhubung ke tiang listrik di sekitar tempat kejadian.
Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka karena warga sempat menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Dampak dari kebakaran ini tercatat sebanyak 22 kepala keluarga yang terdiri dari 55 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Total kerugian material akibat kerusakan bangunan dan harta benda ditaksir mencapai angka Rp 2,93 miliar.
Saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan lanjutan terhadap para korban serta berkoordinasi dengan instansi sosial untuk penyaluran bantuan darurat dan penanganan pascakebakaran bagi warga yang terdampak.














