JurnalPatroliNews – Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara resmi melantik dan mengambil sumpah 260 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Program Khusus (Progsus) Tahun Anggaran 2026.
Upacara Prasetya Perwira yang berlangsung khidmat ini digelar di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (29/1/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin serta jajaran Kepala Staf dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, yang menandai dukungan penuh pimpinan pertahanan terhadap regenerasi perwira profesional.
Para Perwira Remaja yang dilantik kali ini merupakan talenta-talenta terbaik lulusan berbagai lembaga pendidikan strategis nasional. Mereka berasal dari Universitas Pertahanan (Unhan), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug.
Kehadiran para pimpinan lembaga pendidikan tersebut dalam upacara pelantikan menegaskan adanya sinergi yang kuat antara pendidikan vokasi serta akademik dengan kebutuhan strategis militer dalam memperkuat ketahanan nasional.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa seluruh perwira telah melalui proses gemblengan fisik dan mental yang komprehensif. Pendidikan tersebut dirancang untuk membentuk jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, pejuang, nasional, dan profesional.
Jenderal Agus Subiyanto berpesan agar para perwira baru ini mampu menjaga kehormatan diri serta institusi di tengah lingkungan strategis dunia yang terus berubah dengan cepat dan dinamis.
Menghadapi tantangan masa depan yang kian kompleks, para perwira diharapkan menjadi ujung tombak dalam mewujudkan visi TNI Prima, yaitu TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.
Panglima TNI optimistis bahwa dengan latar belakang pendidikan spesifik yang mereka miliki, para perwira remaja ini akan memberikan kontribusi signifikan, terutama dalam penguasaan teknologi, intelijen, siber, hingga navigasi udara demi memperkokoh kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di kancah internasional.













