JurnalPatroliNews | Tangerang – Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., kembali menyapa masyarakat secara langsung melalui program Jaga Jakarta On The Spot yang digelar di Kampung Kelapa RT 001/RW 004, Kelurahan Panunggangan Timur, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa (7/7/2026).
Program tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan warga, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak semata-mata bertugas melakukan penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat guna mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan keamanan di lingkungan.
“Program Jaga Jakarta On The Spot kami hadirkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar Jauhari.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur kelurahan, pengurus RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga, untuk aktif berkolaborasi dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama sehingga setiap potensi gangguan harus segera dilaporkan agar dapat ditangani sedini mungkin.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Seluruh unsur masyarakat harus saling bersinergi. Jika ada potensi gangguan keamanan, segera sampaikan kepada kami agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Dalam dialog bersama warga, Kapolres memberikan perhatian khusus terhadap meningkatnya kenakalan remaja, terutama aksi tawuran, penyalahgunaan narkotika, serta peredaran obat-obatan terlarang yang banyak melibatkan anak usia muda.
Ia menekankan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam mencegah anak-anak terjerumus ke dalam perilaku menyimpang.
“Peran orang tua sangat penting. Awasi anak-anak kita, jangan sampai mereka berkumpul hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas karena berpotensi memicu tawuran maupun tindak kriminal lainnya. Berikan pemahaman mengenai bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang yang dapat merusak masa depan mereka,” tegasnya.
Selain membahas persoalan kenakalan remaja, warga juga menyampaikan berbagai masukan terkait maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta langkah yang perlu dilakukan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Command Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam apabila membutuhkan bantuan kepolisian ataupun menemukan adanya tindak kriminal.
“Jangan ragu menghubungi layanan 110 jika melihat tindak kejahatan, gangguan keamanan, atau membutuhkan kehadiran polisi. Personel kami siap memberikan respons secara cepat,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Polres Metro Tangerang Kota juga menyalurkan bantuan sosial berupa beras kepada warga yang membutuhkan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, serta menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Tangerang.
Di akhir kegiatan, Kapolres kembali mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar, menjaga persatuan, serta tidak segan melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas.
“Mari kita jadikan lingkungan kita aman dengan saling peduli. Keamanan akan terwujud apabila Polri dan masyarakat berjalan bersama. Dengan kebersamaan, kita dapat mencegah kejahatan sejak dini dan menciptakan Kota Tangerang yang aman serta nyaman untuk semua,” pungkasnya.















Komentar