JurnalPatroliNews | Jakarta — Pesan kebangsaan disampaikan mantan Panglima TNI ke-14 Jenderal TNI (Purn) Endriartono Soetarto saat menerima kunjungan jajaran TNI di kediamannya di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (24/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan Pa Sahli Tk. III Bidang Komsos Panglima TNI Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., didampingi Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono, S.H., M.Tr.Opsla., Kolonel Inf Dadang Setia, S.Ag., dan Letkol Laut Tri Adi Kuncara, A.Md.
Anjangsana berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan. Pertemuan itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 TNI, dengan tradisi silaturahmi antara generasi aktif dan para senior TNI.
Dalam kesempatan tersebut, Putranto Gatot menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Endriartono Soetarto sekaligus mendoakan kesehatan bagi sang senior dan keluarga.
“Terima kasih sekali lagi Bapak, kami doakan Bapak dan keluarga sehat selalu,” ujar Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo.
Pesan Endriartono untuk TNI
Endriartono Soetarto menyambut kunjungan tersebut sebagai bentuk penghormatan dan perhatian institusi TNI kepada para pendahulunya.
“Bagi saya dan keluarga, kunjungan ini merupakan sebuah kehormatan. Mohon disampaikan salam hormat saya kepada Bapak Panglima TNI beserta seluruh jajaran TNI,” kata Endriartono.
Mantan Panglima TNI itu kemudian menitipkan pesan mengenai posisi TNI dalam perjalanan bangsa.
“TNI harus terus menjadi pelopor perjuangan bangsa meraih kejayaan dan TNI harus terus berjuang demi dan bersama rakyat,” ujarnya.
Pesan tersebut menempatkan hubungan TNI dan masyarakat sebagai salah satu bagian penting dari pengabdian institusi pertahanan negara.
Silaturahmi Antar-Generasi
Kegiatan anjangsana menjadi salah satu tradisi yang dijalankan TNI untuk menjaga hubungan dengan para purnawirawan dan sesepuh organisasi.
Pertemuan antara perwira aktif dan mantan pejabat tinggi TNI juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus mengenang perjalanan pengabdian generasi sebelumnya.
Publikasi resmi TNI mengenai kunjungan kepada Endriartono Soetarto juga menunjukkan bahwa tradisi anjangsana kepada senior dan sesepuh menjadi bagian dari upaya menjaga ikatan antara generasi aktif dengan para pendahulu TNI.
Dalam momentum HUT ke-81 TNI, silaturahmi tersebut memiliki makna tersendiri karena mempertemukan generasi penerus dengan sosok yang pernah berada di pucuk pimpinan TNI.
Refleksi Pengabdian
Bagi jajaran TNI, anjangsana kepada para senior tidak sekadar agenda seremonial. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi sekaligus merefleksikan nilai-nilai pengabdian yang telah diwariskan generasi terdahulu.
Endriartono Soetarto sendiri dikenal pernah menjabat sebagai Panglima TNI. Dalam konteks pertemuan tersebut, pesan yang disampaikannya menekankan kesinambungan pengabdian kepada bangsa dan kedekatan TNI dengan rakyat.
Nilai kebersamaan dan penghormatan kepada sesepuh juga menjadi bagian dari tradisi internal TNI yang terus dipertahankan.
HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Kebersamaan
Anjangsana ke kediaman Endriartono Soetarto berlangsung ketika TNI tengah memasuki rangkaian peringatan HUT ke-81.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antargenerasi sekaligus mengingat kembali sejarah perjalanan TNI dalam menjalankan tugas pertahanan negara.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, pesan Endriartono menjadi pengingat bahwa perjalanan institusi TNI tidak berhenti pada pergantian generasi.
Pengabdian yang telah dilakukan para pendahulu menjadi bagian dari sejarah yang dapat menjadi referensi bagi generasi berikutnya dalam menjalankan tugas.
Bagi TNI, silaturahmi dengan para sesepuh juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan nilai kebersamaan, loyalitas terhadap bangsa dan komitmen untuk tetap menjalankan tugas bersama rakyat.
Anjangsana di Cijantung itu pun ditutup dalam suasana hangat, membawa pesan dari salah satu mantan Panglima TNI agar semangat perjuangan dan pengabdian kepada bangsa terus dijaga oleh generasi penerus.















Komentar