Menkes Siapkan Reagen PCR Khusus Guna Deteksi Dini Hantavirus di Indonesia

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memberikan tanggapan serius terkait ancaman Hantavirus yang mulai menjadi perhatian internasional menyusul laporan infeksi pada tiga orang di kapal pesiar MV Hondius di Tanjung Verde.

Menkes menyatakan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk meminta panduan teknis mengenai proses skrining dan pengawasan guna mencegah masuknya virus tersebut ke wilayah Indonesia.

Budi menjelaskan bahwa koordinasi dengan WHO sangat penting karena Hantavirus termasuk kategori virus yang cukup berbahaya. Meskipun informasi saat ini menunjukkan bahwa penyebaran masih terkonsentrasi di dalam kapal pesiar tersebut dan belum meluas ke wilayah lain, pemerintah tetap memprioritaskan persiapan sistem deteksi dini.

Persiapan ini mencakup ketersediaan alat uji cepat (rapid test) serta reagen khusus yang akan digunakan pada mesin-mesin PCR di laboratorium.

Lebih lanjut, Menkes menilai Indonesia saat ini berada dalam posisi yang lebih siap dalam hal infrastruktur laboratorium dibandingkan masa sebelum pandemi COVID-19.

Kapasitas mesin PCR yang sudah tersebar luas di berbagai daerah akan memudahkan deteksi virus asalkan didukung oleh reagen yang spesifik.

Saat ini, fokus utama Kementerian Kesehatan adalah memperkuat sistem surveilans agar respons cepat dapat segera dilakukan jika terdeteksi adanya potensi penyebaran di tanah air.