DPR Dukung Mobil Maung Jadi Ikon Otomotif Nasional, Didanai Pertahanan dan Swasta

JurnalPatroliNews – Jakarta -Rencana Presiden Prabowo Subianto menjadikan mobil Maung produksi PT Pindad sebagai mobil nasional Indonesia mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menyebut pengembangan mobil Maung sebagai langkah strategis memperkuat industri pertahanan dalam negeri sekaligus membuka peluang besar di sektor otomotif nasional.

“Untuk kendaraan militer, biayanya berasal dari anggaran pertahanan. Namun untuk versi sipil, sebaiknya melibatkan pihak swasta agar proses produksi dan penjualannya bisa menjangkau pasar lebih luas,” ujar Hasanuddin di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Menurut politisi PDIP itu, pembiayaan produksi Maung versi militer dapat dialokasikan dari anggaran pertahanan negara, mengingat kendaraan tersebut akan digunakan oleh satuan TNI.

Terkait Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), Hasanuddin menilai proyek mobil Maung tidak harus mencapai 100%. Ia menegaskan bahwa industri otomotif dunia juga bergantung pada rantai pasok lintas negara.

“Tidak ada satu pun produk otomotif di dunia yang sepenuhnya buatan dalam negeri. Yang penting, Maung harus menjadi karya anak bangsa yang membanggakan Indonesia,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, kelas jeep Maung dapat dikembangkan menjadi kendaraan angkut sedang dengan sedikit modifikasi. Hal ini menunjukkan potensi Maung untuk memperluas lini produk di masa mendatang.

Sebelumnya, pemerintah telah menyatakan tengah mempercepat produksi kendaraan taktis ringan Maung sebagai langkah awal menuju realisasi mobil nasional Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan proyek mobil Maung menjadi salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto, dengan target rampung dalam tiga tahun ke depan.

Langkah ini diharapkan memperkuat kemandirian Indonesia dalam industri pertahanan dan otomotif, sekaligus menjadi simbol kemajuan teknologi nasional.

Dengan dukungan dari DPR dan pemerintah, proyek mobil Maung nasional kini semakin nyata. Kombinasi pendanaan dari anggaran pertahanan untuk versi militer serta investasi swasta untuk versi sipil dianggap sebagai formula ideal menjadikan PT Pindad motor utama industri otomotif nasional yang mandiri dan kompetitif.