JurnalPatroliNews – Jakarta – Otorita Ibu Kota Nusantara membantah anggapan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mengalami stagnasi atau berhenti pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw, menegaskan proses pembangunan IKN tetap berjalan dan saat ini telah memasuki tahap kedua dengan fokus pada pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif.
Ia memastikan seluruh jajaran OIKN masih bekerja penuh untuk menyelesaikan amanat pemerintah dalam menuntaskan pembangunan fisik maupun nonfisik di ibu kota baru tersebut.
“Kami semua bersemangat menyelesaikan amanat dan tugas dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo, serta kepercayaan rakyat Indonesia untuk menuntaskan pembangunan fisik maupun non-fisik di IKN,” ujar Troy dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (17/5/2026).
Menurut Troy, pada tahap kedua ini pembangunan difokuskan pada sarana dan prasarana bagi lembaga legislatif serta yudikatif yang proses pengerjaannya telah mulai berjalan.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari kelanjutan proyek strategis nasional yang dirancang untuk menjadikan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia secara bertahap.
Ia juga meminta dukungan dari berbagai pihak agar proses pembangunan IKN dapat terus berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.
“Dukungan doa, moral, pemikiran dan kerja sama dari berbagai pihak sangat kami perlukan,” tandasnya.
Pernyataan ini sekaligus menepis berbagai spekulasi yang menyebut pembangunan IKN melambat sejak pergantian pemerintahan. OIKN menegaskan komitmen pemerintah tetap kuat untuk melanjutkan proyek tersebut sebagai bagian dari agenda transformasi nasional.














