JurnalPatroliNews – Malang – Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berinisial CLS (20) ditemukan tewas setelah terjatuh dari lantai 11 sebuah apartemen di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Malang, pada Rabu (25/3) dini hari.
Korban diketahui merupakan mahasiswa Program Studi Matematika Fakultas MIPA angkatan 2025 yang berasal dari Jakarta Pusat.
Jasad korban ditemukan pertama kali oleh salah satu penghuni apartemen di sisi selatan bangunan yang berbatasan langsung dengan Sungai Brantas. Penemuan ini segera dilaporkan kepada pihak keamanan gedung.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, mengonfirmasi bahwa korban sempat melakukan proses check-in di apartemen tersebut seorang diri pada Selasa (24/3) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Korban menempati kamar nomor 1151 yang berada di lantai 11.
“Berdasarkan keterangan resepsionis, korban datang sendirian. Selama di dalam kamar, aktivitas korban tidak terpantau hingga penghuni lain mendengar suara benda jatuh yang cukup keras,” ujar Anang saat dikonfirmasi, Rabu pagi.
Tak lama setelah kejadian, seorang rekan kampus korban berinisial IY mendatangi lokasi. IY mengaku mencari keberadaan CLS setelah melihat unggahan mencurigakan di akun Instagram milik korban sekitar dua jam sebelumnya.
Unggahan tersebut diduga berisi pesan terakhir berupa ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada orang-orang terdekat.
“Teman korban sempat mencari ke rumah kosnya namun tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya mendapat informasi mengenai peristiwa di apartemen ini,” tambah Anang.
Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami motif di balik tindakan nekat tersebut. Meski terdapat dugaan awal yang mengarah pada permasalahan pribadi berdasarkan pesan terakhir yang diunggah, tim penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pastinya.
Jasad CLS telah dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk keperluan pemeriksaan medis. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban yang berada di Jakarta terkait musibah ini.














