JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme tinggi terkait kedaulatan energi nasional. Dalam kunjungan kerjanya di Desa Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5), Presiden menegaskan bahwa Indonesia tengah berada di ambang swasembada bahan bakar minyak (BBM) dan segera menghentikan ketergantungan pada impor.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden di hadapan ratusan warga saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih.
Prabowo menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk memastikan kekayaan alam Indonesia sepenuhnya dirasakan oleh rakyat sendiri.
“Sebentar lagi kita swasembada BBM. Kita tidak akan impor BBM lagi, saudara-saudara,” ujar Prabowo yang disambut antusias oleh warga setempat.
Lebih lanjut, Presiden mengingatkan bahwa status Indonesia sebagai bangsa yang kaya sumber daya alam tidak akan berarti apa-apa tanpa pengelolaan yang tepat.
Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan manajemen aset negara oleh putra-putri bangsa guna menghindari kebocoran kekayaan ke pihak asing.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam menjaga kekayaan negara justru datang dari faktor internal. Ia memberikan peringatan keras kepada jajaran pejabat dan pemimpin di seluruh tingkatan agar menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.
“Kita bangsa yang kaya, tapi yang penting sekarang kekayaan harus bisa kita kuasai. Harus bisa kita kelola dengan baik.
Kalau kita malas, kalau pemimpin-pemimpinnya tidak jujur atau seenaknya, maka kekayaan kita akan diambil oleh bangsa-bangsa lain,” tegasnya.
Kunjungan ke kampung nelayan ini juga dimanfaatkan Presiden untuk menyerap aspirasi masyarakat pesisir sekaligus memastikan program pemerintah di sektor kelautan dan energi berjalan sinkron.
Swasembada BBM diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya bagi para nelayan dan sektor industri kecil yang sangat bergantung pada kepastian pasokan energi di tanah air.













