Program Entrepreneur Hub Jadi Solusi Atasi Masifnya Deindustrialisasi

Menteri Teten juga mengapresiasi Universitas Warmadewa yang telah mengembangkan program entrepreneur dan inkubator bisnis menjadi salah satu mata kuliah wajib. Terobosan ini dinilai relevan dengan program pemerintah untuk meningkatkan rasio kewirausahaan nasional ke level 4 persen di tahun ini.

“Saya mengapresiasi Universitas Warmadewa yang sudah mengembangkan program ini. Mulai dari kampus ayo kita lakukan perubahan besar untuk menciptakan entrepenerur baru, sumber ekonomi baru di tengah ketatnya persaingan usaha,” kata Menteri Teten.

Di tempat yang sama Rektor Universitas Warmadewa I Gde Suranaya Pandit membenarkan bahwa di kampusnya terdapat mata kuliah tentang kewirausahaan dengan bobot dua SKS. Dengan mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat terbuka untuk menjadi wirausaha muda.

“Enterpreneur Hub Goes To Campus mendorong pembentukan ekosistem wirausaha dengan lebih mudah. Melalui platform ini kita bisa memberikan informasi atau ide usaha yang berkolaborasi dengan berbagai pihak,” kata Suranaya.

Suranaya menyatakan potensi pengembangan wirausaha di kalangan anak muda terutama mahasiswa lebih mudah karena mayoritas sudah familiar dengan pemanfaatan teknologi terutama media sosial. Hal ini menjadi salah satu kekuatan penting untuk membangun branding dari produk -produk yang dihasilkan dari wirausahawan muda berbasis kampus.

“Dengan strategi marketing digital yang efektif dan semangat pengembangan usaha di tengah disrupsi akan menjadi kunci sukses bagi mahasiswa atau wirausaha untuk terus berinovasi,” katanya.