Nasional

Soal Pernyataan Prabowo Siap Hadapi Anies, NasDem Punya Tafsir Tersendiri, Ini Katanya

Avatar
×

Soal Pernyataan Prabowo Siap Hadapi Anies, NasDem Punya Tafsir Tersendiri, Ini Katanya

Sebarkan artikel ini
Anies Baswedan di Acara Deklarasi Capres 2024 Plihan Partai NasDem di NasDem Tower, Senin (3/10/2022).

JurnalPatroliNews – Jakarta – Calon presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku siap menghadapi bakal calon presiden usungan ‘Koalisi Perubahan’ Anies Baswedan di Pemilu 2024. Partai NasDem memiliki penafsiran lain terkait pernyataan itu.

“Oh nggaklah, begini Pak Prabowo siap bakal menghadapi Mas Anies, itu koma, dengan calon yang lain menurut saya. Masa Mas Anies yang mau dihadapi,” kata Waketum NasDem Ahmad Ali saat dihubungi, Senin (6/3/2023).

JPN - advertising column


Example 300x600
JPN - advertising column

Ali mengatakan dalam kontestasi politik, persaingan menjadi hal yang tak bisa dihindari. Pihaknya juga telah menyiapkan langkah menjelang Pilpres 2024.

“Nah, apakah ada strategi khusus? Sederhana saja kok, kalau kau ingin menang, kau pantaskan dirimu di hati rakyat, itu saja. Kalau ingin menang, maka tidak perlu pencitraan, tetapi kau pantaskan dirimu, karena nanti masyarakat yang akan menilai seberapa pantasnya kau untuk maju sebagai capres,” tutur Ali.

Menurut Ali untuk memantaskan diri di bukan hanya penggambaran di media sosial. Bacapres NasDem perlu berdiskusi dengan rakyat dan memiliki rekam jejak yang baik.

“Proses memantaskan itu bukan hanya di TikTok, bukan di sosmed, bukan itu. Tetapi nyatakan kepada rakyat, bicara kepada rakyat, dan kemudian tentunya rekam jejak itu menjadi catatan. Apa yang sudah kau lakukan, apa yang sudah kau kerjakan,” kata Ali.

“Sehingga kemudian proses itu tak bisa lagi seperti dulu, kita bisa memujikan tentang diri kita. Kalau hari ini kan tidak lagi, karena medsos tanpa ada batas. Maka, kemudian Anies menstrategikan harus ketemu orang, harus bertemu rakyat,” sambungnya.

Ali menyinggung sosok Anies yang digambarkan negatif di media sosial. Meski, dituding dengan gambaran macam-macam, lanjut Ali, Anies tak membalas dengan hal serupa.

“Jadi ketika orang marah, tidak perlu dijawab dengan amarah. Itu salah satu hal yang saya lihat juga sudah dengan Pak Anies. Ya calon presiden yang paling banyak dihina lah, tapi tidak ada dia (membalas),” kata Ali.

Ali mengatakan sempat ragu ketika ditugaskan partai untuk mengawal Anies di daerah. Namun, usai mendampingi secara langsung ia tahu jika fakta di lapangan justru sebaliknya.

Penulis: */lkEditor: Muhammad Arya Putra