JurnalPatroliNews | Bondowoso – Jabatan dan penugasan boleh berganti, namun keteladanan seorang pemimpin akan selalu melekat di hati mereka yang pernah dipimpinnya. Suasana penuh kehangatan dan haru mewarnai kunjungan Pabandya 3/Siskar Spaban V/Binkar Spersad, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, S.I.P., M.I.Pol., saat kembali ke kampung halamannya di Bondowoso, Kamis (9/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Letkol Dedy Pungky menyempatkan diri bersilaturahmi dengan sejumlah prajurit yang pernah menjadi anak buahnya. Kehadirannya di Markas Kodim 0822/Bondowoso disambut hangat oleh Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito beserta jajaran.
Suasana kekeluargaan begitu terasa. Tidak tampak sekat antara pejabat yang kini mengemban amanah di satuan berbeda. Sebaliknya, pertemuan itu menjadi ajang melepas rindu sekaligus mempererat hubungan yang telah terjalin sejak lama.
Momen paling mengesankan terjadi ketika Letkol Dedy Pungky secara spontan melompat ke punggung Sertu Slamet Sulaiman, Babinsa Kademangan Koramil 0822/01 Kota Bondowoso. Aksi spontan tersebut menjadi simbol kedekatan emosional sekaligus ungkapan kerinduan kepada mantan anak buahnya saat keduanya bertugas bersama di Yonif 731/Kabaresi.
Bagi para prajurit, pertemuan tersebut bukan sekadar reuni, tetapi menjadi pengingat akan sosok komandan yang dikenal dekat dengan anggotanya. Letkol Dedy Pungky dikenang sebagai pemimpin yang selalu hadir, memberikan teladan, serta memperlakukan setiap prajurit layaknya keluarga sendiri.
Selain bersilaturahmi, putra asli Bondowoso itu juga memanfaatkan kepulangannya untuk berziarah ke makam kedua orang tuanya. Di tengah kesibukannya sebagai perwira di lingkungan Staf Personel TNI AD, ia mengaku selalu menyempatkan diri mendoakan kedua orang tua sebagai bentuk bakti dan penghormatan atas jasa mereka.
Salah satu kebiasaan yang masih dipertahankan Letkol Dedy Pungky adalah memberikan kejutan kepada rekan-rekan maupun mantan anak buahnya tanpa pemberitahuan sebelumnya. Menurutnya, silaturahmi yang dilakukan secara sederhana akan terasa lebih hangat dan tulus.
Ia sengaja datang tanpa prosesi penyambutan agar tidak merepotkan prajurit maupun keluarganya. Baginya, nilai kebersamaan jauh lebih penting dibandingkan seremoni.
Sikap rendah hati itulah yang membuat sosoknya tetap dikenang. Meski kini telah mengemban jabatan baru, hubungan kekeluargaan dengan para prajurit yang pernah dipimpinnya tetap terjalin erat.
“Beliau selalu datang dengan penuh senyum dan membawa energi positif. Saya juga mengenal kedua orang tua beliau yang sangat rendah hati dan baik, bahkan memperlakukan kami seperti keluarga sendiri,” ujar Sertu Epi Yunia Kirawan, Babinsa Pejaten Koramil 0822/01 Bondowoso yang juga dikenal sebagai mantan atlet tinju dan akrab disapa Bang Tiger.
Di lingkungan TNI AD, Letkol Dedy Pungky dikenal sebagai perwira yang mengedepankan disiplin, keteladanan, keadilan, dan kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit. Gaya kepemimpinannya yang tenang namun tegas dinilai mampu membangun loyalitas, kekompakan, serta rasa saling menghormati di antara anggota.
Pertemuan sederhana di Bondowoso tersebut kembali menegaskan bahwa kehormatan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari pangkat maupun jabatan yang disandang. Lebih dari itu, penghormatan sejati lahir dari ketulusan dalam mengabdi, kepedulian kepada anggota, serta kemampuan meninggalkan jejak kebaikan yang terus dikenang oleh setiap prajurit yang pernah dipimpinnya.















Komentar